Sabtu 09 November 2019, 18:29 WIB

Melaju Sendirian ke Final, Minions Jaga Asa Indonesia

Despian Nurhidayat | Olahraga
Melaju Sendirian ke Final, Minions Jaga Asa Indonesia

Dok. PP PBSI
Pasnagan ganda putra Indonesia Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

MENJADI satu-satunya perwakilan Indonesia yang tersisa di ajang Fuzhou Tiongkok Terbuka, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kini hanya memerlukan satu kemenangan lagi untuk bisa mempertahankan gelar juara di turnamen level 750 itu.

Tiket babak final berhasil direngkuh oleh pasangan yang dijuluki Minions tersebut setelah mengalahkan pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty straight game 21-16 dan 22-20.

Perlu diketahui bahwa pertandingan ini merupakan ulangan laga final Prancis Terbuka 2019 beberapa pekan lalu. Saat itu, Kevin/Marcus juga berhasil merebut straight game dengan skor 21-18 dan 21-16 dan meraih gelar juara.

Kevin/Marcus kali ini juga mampu meredam ambisi Rankireddy/Shetty yang grafik penampilannya sedang meningkat. Pasangan yang mengisi peringkat sembilan dunia tersebut tercatat berhasil mengalahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di ajang Prancis Terbuka 2019.

Dalam perjalanannya ke babak semifinal turnamen Tiongkok Terbuka 2019 Rankireddy/Shetty juga berhasil menumbangkan andalan tuan rumah yang juga pasangan peringkat tiga dunia, Li Junhui/Liu Yuchen, dalam dua game langsung, 21-19 dan 21-15.

Baca juga : Kalah, Jonatan Christie Akui Tak Bisa Keluar Tekanan Lawan

Pada duel dengan Kevin/Marcus, Rankireddy/Shetty sempat memimpin perolehan angka di gim kedua. Saat tertinggal 19-20 pun mereka memaksa terjadinya adu setting, tapi Kevin/Marcus terus menekan pertahanan Rankireddy/Shetty.

“Pastinya senang kami melaju ke final, tapi masih ada satu pertandingan lagi besok. Hari ini lawan ya seperti biasa mereka punya power yang sangat keras dan mereka juga punya kecepatan,” ungkap Kevin usai pertandingan dikutip dari laman resmi PP PBSI.

“Progress mereka bagus, banyak perubahan dari tahun lalu ke tahun ini. Dari segi main dan safe nya, cara nyari-nyari poinnya juga kayak sudah lebih matang sekarang. Kalau dulu kan masih banyak buang poin, gampang mati. Mereka memang pemain bagus, kami main juga nggak gampang, pasti ramai,” tambah Marcus.

Kevin menambahkan bahwa keduanya hanya ingin memenangkan pertandingan dan berusaha untuk memberikan yang terbaik. Kini gelar juara pun hampir berada dalam genggaman mereka.

“Kami cuma mau menang, kan tanggung sudah sampai di semifinal, tadi itu kami cuma berusaha untuk memberikan yang terbaik saja,” pungkas Kevin. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More