Sabtu 09 November 2019, 18:01 WIB

Dibangun Mulai Maret 2020,2 Stasiun MRT Fase II Memiliki 4 Lantai

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Dibangun Mulai Maret 2020,2 Stasiun MRT Fase II Memiliki 4 Lantai

MI/Pius Erlangga
Suasana dalam MRT Jakarta

 

PEMBANGUNAN jalur moda raya terpadu (MRT) fase II rute Bundaran Hotel Indonesia (HI)- Kota akan dimulai pada Maret 2020. Hal itu ditegaskan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

Pada fase II nanti, akan ada 2 stasiun yang memiliki lantai bawah tanah lebih dalam dibandingkan stasiun lainnya. Stasiun yang akan berada di Sawah Besar dan Mangga Besar itu memiliki 4 lantai bawah tanah.

"Ada inovasi pada fase II ini. Jadi ada bangunan dua lantai di bawah tanah lebih dalam, semua dibawah sungai. Kita akan memperhatikan seluruh aspek pemanfaatan kawasan transit oriented development (TOD). Di fase I kita enggak pakai itu," ungkap William di Jakarta, Sabtu (9/11).

Dua stasiun itu juga dibangun di kedalaman 36 meter di bawah tanah. Dua lapis lantai concourse atau tempat terbuka dan dua lapis lantai platform (peron) untuk masing-masing stasiun,

Baca juga : MRT Targetkan 550 Ribu Penumpang Per Hari Saat Fase 2 Selesai

Rute Bundaran HI-Kota memiliki panjang lintasan 8,3 kilometer. Ada tujuh stasiun baru yang akan dibangun yakni Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

Lebih lanjut, William mengatakan, rute MRT fase II akan melalui bangunan-bangunan ikonik di Jakarta. Oleh karenanya, proses pembangunan diprediksi lebih sulit dan menelan biaya lebih mahal.

"Karena secara teknis (jalur fase II) ada yang dibawah sungai, kemudian ada banyak bangunan-bangunan bersejarah yang kita lalui seperti di Kota," jelasnya.

William mengungkapkan kawasan Kota Tua akan direvitalisasi untuk menunjang fasilitas tersebut. Pihak MRT akan bekerjasama dengan badan cagar budaya untuk memastikan konstruksi yang dibangun tidak merusak bangunan cagar budaya yang dilewati rute MRT. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More