Sabtu 09 November 2019, 17:53 WIB

Fokus Beri Gagasan Positif, Partai NasDem Tolak Politik Baper

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
Fokus Beri Gagasan Positif, Partai NasDem Tolak Politik Baper

MI/Pius Erlangga
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengunjungi Pasar Gagasan di Kongres II Partai NasDem, Sabtu (9/11)

 

PARTAI NasDem fokus untuk menawarkan gagasan besar dibanding mengedepankan prasangka dan melibatkan perasaan dalam proses berpolitik. Hal itu sekaligus menjawab adanya pihak yang curiga dengan gerak politik Partai NasDem.

"Jadi pikiran-pikiran besar yang harus kita tawarkan terus menerus, bukan pikiran yang introvert, membawa masalah-masalah selalu pada perasaan, sentimental, berprasangka dan macam-macam," kata Ketua Umum NasDem Surya Paloh saat ditemui di arena Kongres II HUT ke-8 Partai Nasdem di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu (9/11).

Surya mengimbau semua pihak untuk merubah cara berfikir penuh prasangka dan sentimental demi membuktikan Indonesia layak disebut sebagai bangsa perkasa.

"Tapi mengubah cara pikir kita. Ini kita sebagai satu bangsa yang ingin membuktikan Indonesia layak jadi bangsa perkasa di bumi ini," tambahnya.

Surya Paloh menegaskan, sikap yang mudah mencurigasi patutnya dikesampingkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga : Silaturahmi Kebangsaan, NasDem Jadwalkan Jumpa PAN Usai Kongres

"Saya pikir dengan semua niat baik yang kita miliki, saya pikir kalau itu memang kita aplikasikan dalam praktek kehidupan keseharian kita, itu jauh akan bisa membawa bangsa kita maju ke depan," tegasnya.

Menurutnya, bangsa Indonesia menghadapi tantangan dari bangsa lain. Persaingan antar bangsa menjadi tak terelakkan dalam bidang apapun. Oleh karenanya, Surya Paloh menekankan pentingnya semangat persatuan sebagai satu bangsa.

"Persaingan antara satu bangsa dengan bangsa lain begitu ketat, begitu kuat dan begitu keras, satu sama lain. Itu membutuhkan semangat persatuan yang kokoh yang harus tetap terjaga yang itu akan besarkan kita sebagai satu bangsa," tegasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More