Kamis 07 November 2019, 14:20 WIB

Dengan Tumbuh 5,8%, Kota Bekasi Miliki Potensi Bisnis Kuliner

mediaindonesia.com | Ekonomi
Dengan Tumbuh 5,8%, Kota Bekasi Miliki Potensi Bisnis Kuliner

Istimewa
, Pizza Hut, meluncurkan outlet ke-500 yang berlokasi di Golden City, Bekasi Utara.

 

BERDASARKAN data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018, Kota Bekasi, Jawa Barat, memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.409.083. Bekasi Utara menempati urutan pertama dengan jumlah penduduk terbanyak di Kota Bekasi, yaitu 318.550 jiwa.

Disusul Bekasi Selatan sebanyak 268.754 jiwa, lalu ketiga ditempati oleh Bekasi Timur sebanyak 241.209 jiwa. Selain itu, berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bekasi periode 2013-2018, rata-rata nilai Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di Kota Bekasi menembus 5,82% dari tahun 2013 sampai 2016.

“Pertumbuhan Kota Bekasi dari jumlah penduduk maupun ekonomi yang sangat pesat menunjukan bahwa, potensi ekonomi di Kota Bekasi sangat baik ke depannya dan perlu diambil peluangnya,” kata Steven Christopher Lee, Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk pada jumpa pers di Jakarta, Kamis (7/11).

Dengan alasan tersebut, PT Sarimelati Kencana Tbk. (ticker IDX: PZZA), pemegang hak waralaba pizza terbesar di Indonesia, Pizza Hut, meluncurkan outlet ke-500 yang berlokasi di Golden City, Bekasi Utara.

“Melalui peluncuran outlet ini, Pizza Hut Indonesia membuktikan eksistensinya yang telah hadir selama 35 tahun untuk terus mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia,” papar Steven.

Peluncuran outlet tersebut diumumkan melalui acara jumpa pers yang dihadiri  Steven Christopher Lee, Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk, Jeo Sasanto, Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk, perwakilan dari Pizza Hut Asia Pacific Franchise Pte. Ltd.  sebagai pemilik brand Pizza Hut dan PT Sriboga Raturaya sebagai pemegang saham terbesar PT Sarimelati Kencana Tbk.

“Namun kami tidak akan berhenti sampai di sini saja, kami akan melihat potensi di kota-kota lainnya khususnya yang belum terjangkau oleh Pizza Hut Indonesia,” papar Steven.

“Dalam waktu dekat ini selain di Bekasi Utara, kami juga akan membuka outlet lainnya di beberapa daerah lain. Saat ini kami sudah memiliki outlet di lebih dari 80 kota yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampai dengan hari ini kami telah menambah 49 outlet baik dalam format Pizza Hut Restaurant, PHD ataupun Pizza Hut Express,” ujar Steven.

Industri makanan dan minuman meningkat

Di sisi lain, sektor industri makanan dan minuman terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dan memiliki potensi yang sangat besar.

Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian hingga triwulan I 2019, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) industri makanan dan minuman mencapai 7% dan telah berkontribusi terhadap PDB sebesar 36% dan diprediksi hingga akhir tahun 2019, industri makanan dan minuman masih dapat berkembang hingga 9%.

“Tingginya pertumbuhan PDB dari industri makanan dan minuman di Indonesia tentunya memberikan peluang bagi PT Sarimelati Kencana Tbk. untuk terus mengembangkan bisnisnya di Indonesia dan mengukuhkan posisi sebagai pemegang waralaba pizza nomor 1 di Indonesia,” ungkap Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk, Jeo Sasanto.

“Hal ini tentu saja akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia serta membuka lapangan pekerjaan di sektor industri makanan dan minuman. Saat ini kami telah memiliki lebih dari 15.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia,” tutur Joe.

“Kami meyakini Pizza Hut Indonesia akan terus bertumbuh dan dapat memberikan kontribusi besar bagi negara Indonesia,” ujarnya. (OL-09)

.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More