Sabtu 09 November 2019, 12:20 WIB

Alokasi Bantuan Air BPBD Klaten Menipis

Djoko Sardjono | Nusantara
Alokasi Bantuan Air BPBD Klaten Menipis

MI/Djoko Sardjono
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten Sri Yuwana Haris Yulianto.

 

ALOKASI bantuan air bersih untuk daerah terdampak kemarau yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menipis atau tinggal tersisa 56 tangki saat ini. Sementara, dampak kemarau membuat 39 desa kekeringan. BPBD Klaten pada 2019 mengalokasikan anggaran Rp200 juta untuk kegiatan pengedropan air
sebanyak 800 tangki, dan hingga pekan ini sudah tersalur 744 tangki.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianto, kepada wartawan di kantornya, Sabtu (9/11/2019) mengatakan alokasi anggaran kegiatan pengedropan air tinggal sebanyak 56 tangki saat ini.

"BPBD Klaten 2019 menyiapkan dana kegiatan pengedropan air Rp200 juta untuk 800 tangki. Apabila anggaran itu tidak cukup, kami bisa memanfaatkan dana siap pakai (DSP) Rp500 juta," jelasnya.

baca juga: Akhirnya Pemkab Simalungun, KPU dan Bawaslu Tandatangani NPHD

Kekeringan akibat kemarau tahun ini meluas hingga di sembilan kecamatan, yaitu Kemalang meliputi 6 desa, Jatinom 4 desa, Karangnongko 1 desa, Bayat 11 desa, Karangdowo 5 desa, Pedan 2 desa, Trucuk 2 Desa, Cawas 7 desa, dan  Gantiwarno 1 desa. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More