Jumat 08 November 2019, 18:19 WIB

Anggaran Janggal DKI Kembali Ditemukan, Rp52 M Untuk Pasir Peraga

Selamat Saragih | Megapolitan
Anggaran Janggal DKI Kembali Ditemukan, Rp52 M Untuk Pasir Peraga

ANTARA FOTO/Fanny Octavianus
Ilustrasi

 

POLEMIK masalah anggaran janggal rupanya belum berakhir masuk dalam usulan RAPBD DKI Jakarta tahun 2020. Kini terkuak lagi diungkap anggota DPRD DKI Jakarta. Usulan anggaran naik secara signifikan dan janggal itu justru kembali lagi ditemukan Dewan.

Hal ini terungkap ketika anggota DPRD DKI Jakarta menyisir dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

Jika sebelumnya sejumlah anggaran janggal diungkap politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), kali ini anggaran mark up itu dibongkar politisi muda Fraksi PDI-Perjuangan, Ima Mahdiah.

Anggaran-anggaran janggal tersebut ditemukan Ima saat menyisir lanjutan anggaran Dinas Pendidikan (Disdik) DKI, di DPRD DKI Jakarta, Jumat (8/11).

Sesuai catatan Media Indonesia diketahui, Ima merupakan anggota Komisi E membidangi salah satunya Kesejahteraan Rakyat yang mengurusi bidang pendidikan.

Baca juga: Soal Aibon, PAN DKI: Masih Banyak PR soal Transparansi Anggaran

Ima mengatakan, pekan lalu pihaknya melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Kemudian dia meminta data anggaran dari dinas tersebut.

"Kita masih menelusuri aku dibantu sama tim penyisir anak magang Fraksi PDI-P, nemuin hal-hal seperti contohnya pasir aku pikir ini kan bukan rehab. Di luar dari rehab ini bantuan BOP BOS itu kita telusuri," lanjut Ima.

Mantan staf Gubernur DKI Jakarta ke-15 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu mengaku pihaknya menemukan sejumlah anggaran janggal seperti anggaran untuk pasir senilai Rp52,16 miliar.

Ima bingung lantaran anggaran pasir masuk dalam Biaya Operasional Pendidikan (BOP) SMP dan SMK.

"Ini pasir di situ tertulisnya untuk alat peraga sekolah. Totalnya Rp52 miliar buat apa itu? Dia di SMKN (jurusan) bisnis manajemen. Memangnya bisnis manajemen ada pasirnya?" katanya dengan nada sinis. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More