Jumat 08 November 2019, 16:48 WIB

75 Pembalap Jajal Rute Anyar Tour de Singkarak

Yose Hendra | Olahraga
75 Pembalap Jajal Rute Anyar Tour de Singkarak

ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww.
Sejumlah pembalap melintas rute menurun di etape VI

SEBANYAK 75 pembalap yang tersisa pada etape ketujuh Tour de Singkarak (TdS) 2019 mulai menjajal rute anyar dengan panjang lintasan 82,9 kilometer.

Rute yang menghubungkan Kayu Aro-Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Jambi itu merupakan lintasan terpendek dalam TdS ke-11 tahun ini.

Rute yang dimulai dari Air terjun Telun Berasap (Kayu Aro) dan finish di kawasan dermaga Danau Kerinci tersebut didominasi lintasan menurun dengan karakteristik medan lebih ringan dibanding etape sebelumnya.

Meski demikian rute itu punya dua titik Sprint dan dua titik King Of Mountain (KOM).  Gunung Labu dan Bukit Tengah untuk KOM, serta di Semurup Taher dan Hiang untuk titik sprint. Sehingga dipastikan menjadi rintangan yang harus dihadapi oleh para pebalap.

Diprediksi, adrenalin dari masing-masing pembalap yang tersisa akan tinggi. Mengingat rute ini, merupakan rute yang baru bagi para TdS. Setiap pembalap, tentu saja memiliki motivasi tinggi untuk menguji ketangkasan di rute anyar ini serta menorehkan sejarah untuk menjadi yang terbaik.

Persaingan antar pembalap pun dipastikan akan semakin sengit. Cristian Raileanu dari Sapura Cycling Team yang menempel ketat rekan setimnya Jesse Ewart yang hingga kini masih kokoh di puncak klasemen sementara untuk kategori Individual General Classification, tentu saja bakal tampil lebih maksimal lagi.

Ewart yang membukukan catatan waktu 24 jam 53 menit 26 detik, hanya selisih 1 menit 1 detik dari Raileanu. Itu artinya, secara kalkulasi,
posisi Ewart belum aman. Jika Raileanu mampu tampil konsisten dan terus memperbaiki catatan waktu pada etape ini, tidak menutup kemungkinan posisi pemuncak klasemen sementara bisa ia rebut.

Tersisa Tiga Etape lagi. Itu artinya, Raileanu memang harus benar-benar "ngotot" jika ingin menyabet posisi rekan setimnya itu. Namun kembali lagi, strategi apa yang dipasang oleh tim manajer Sapura Cycling Team. Apakah memuluskan jalan Ewart untuk menjuarai TdS 2019 ini, atau sebaliknya memberikan kesempatan kepada Raileanu untuk merebut gelar juara umum.

Sebelumnya, pada etape VI yang mengambil rute Kabupaten Solok-Solok Selatan, pembalap asal Filipina, Rustom Lim asal 7Eleven Cliqq-Air21 BY Roadbike Philippines, berhasil finish terdepan dengan catatan waktu 5 jam 38 menit 8 detik.

Disusul urutan kedua, pebalap bernama Golakhour Mirsamad Pousyedi dari Omidia Mashhad Team yang mencatat waktu 5 jam 38 menit 13 detik dan, selisih waktu 27 detik dari Phouchong saidomsin yang memperkuat Thailand Continental Cycling Team. (OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More