Jumat 08 November 2019, 14:48 WIB

Tangkal Isu Disharmoni, Mega Akan Hadiri Kongres II NasDem

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Tangkal Isu Disharmoni, Mega Akan Hadiri Kongres II NasDem

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri (kanan) berbincang dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

 

SEKRETARIS Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan hubungan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh masih terjalin harmonis. Bahkan pemegang pucuk kebijakan di partai berlambang kepala Banteng itu akan menghadiri Kongres II NasDem, di Jakarta, Jumat-Senin (8-11/11).

"Bu Mega akan datang Kongres Nasdem," katanya usai menghadiri peringatan persahabatan Presiden Indonesia pertama Soekarno dan Presiden pertama Vietnam Ho Chi Minh di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Jumat (8/11).

Menurut dia, PDIP juga tidak mempersoalkan kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara tertinggi Partai NasDem tersebut. Pasalnya kehadiran kepala daerah di acara yang berada di wilayahnya merupakan hal yang sangat wajar.

"Kongres di Jakarta biasa kita mengundang gubernur di tempat kongres itu diadakan. Ketika partai lain melakukan kongres di Bali misalnya PKB mengundang gubernur dari PDIP itu hal biasa," pungkasnya.

Baca juga: Surya soal Megawati: Masalah Enggak Ada Kalau dari Saya

Sebelumnya tersebar isu disharmoni antara Megawati dengan Surya. Dasar yang digunakan pihak yang menyatakan hal itu adalah Megawati dan Surya tidak terlihat jelas bersalaman saat keduanya bertemu pada pelantikan Presiden Jokowi.

Sementara itu Partai NasDem juga mengundang seluruh partai yang ada di parlemen untuk menghadiri Kongres II Nasdem di Jakarta International Expo, Kemayoran pada 8-11 November 2019. Dengan begitu, Nasdem tak hanya akan mengundang partai yang berada di barisan pendukung pemerintah, tetapi juga yang di luar koalisi seperti PKS, PAN, Demokrat. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Sasaran Narasi Komunime: PDIP dan Pilpres

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 07 Juli 2020, 18:38 WIB
Profesor riset bidang sejarah itu menilai kemunculan isu PKI persis sama dengan cara yang dulu dilakukan Soeharto yakni menjadikan...
MI/ Barry F

Rakyat Menjerit karena Korona, Elite Diminta Setop Provokasi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 07 Juli 2020, 17:46 WIB
"Kondisi masyarakat seperti rumput kering, mudah terbakar dengan provokasi dari pernyataan elit. Sebaiknya para elite hati-hati,...
MI/Susanto

Bamsoet: Anggaran dan APD Harus Dipastikan untuk Pilkada 2020

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Juli 2020, 17:32 WIB
Bamsoet juga mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam pelaksanaan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya