Jumat 08 November 2019, 05:00 WIB

Keriangan Belajar di Luar Kelas Sambil Berelaksasi

(Bayu Anggoro/Kisar Rajaguguk/*/H-1) | Humaniora
Keriangan Belajar di Luar Kelas Sambil Berelaksasi

MI/Dwi Apriani
NikmatiPermainan Tradisional diluar Kelas: Nikmati Permainan Tradisional diluar Kelas

 

RATUSAN siswa kelas VI SDN 191 Babakan Surabaya, Kota Bandung, Jawa Barat, tampak asyik bermain di Taman Balai Kota Bandung, kemarin. Dipandu lima guru, mereka dibebaskan melihat-lihat setiap sudut area terbuka yang lokasinya berada di kompleks Kantor Wali Kota Bandung itu.

Hamparan taman hijau, kolam air, hingga patung badak diserbu ratusan siswa yang juga berasal dari SD lainnya. Anak-anak sekolah dasar itu tengah menjalani satu hari belajar di luar kelas dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional. Di beberapa daerah, banyak sekolah dari SD hingga SLTA melakukan hal yang sama, sehari belajar di luar kelas.

Salah seorang siswa, Caesar Rio Erlana Putra, mengaku senang bisa mengikuti sekolah di luar kelas ini. Selain kesempatan yang cukup jarang, dia pun menikmati suasana di sekitar Taman Balai Kota Bandung yang menurutnya sangat sejuk dan indah. "Senang, karena di sini udaranya segar," ujar siswa kelas VI F SDN 191 Babakan Surabaya, Kota Bandung itu.

Dia juga sangat menikmati kegiatan ini karena merasa bebas bergerak meski berada dalam jam sekolah.

Seorang guru SDN 191 Babakan Surabaya, Indah Purnamasari, menyambut baik anjuran pemerintah untuk belajar di luar kelas. Menurutnya, ini sangat positif terutama untuk mengusir kejenuhan pada anak didiknya. Kegiatan ini menindaklanjuti surat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kemendikbud dan Kementerian Agama.

Pelaksanaan sehari belajar di luar kelas juga dilakukan SMP Negeri 7 Depok, Jawa Barat. Hanya kegiatan dilakukan di halaman sekolah.

Tak terkecuali SMA Negeri 78 Jakarta yang juga antusias melaksanakan kegiatan tersebut. Dari pagi tampak ratusan siswa bermain congklak, taplak meja, galasin, bentengan, dan beberapa permainan tradisional lainnya.

Dalam kegiatan itu terdapat serangkaian aktivitas yang mengusung berbagai tema, antara lain, adaptasi perubahan iklim, perilaku hidup bersih dan sehat, pendidikan karakter, cinta Tanah Air, serta pelestarian permainan tradisional.

Rangkaian acara diawali pada pukul 07.00 WIB saat siswa memasuki gerbang sekolah disambut dengan senyum dan salam oleh para guru. Ini sebagai penguatan pendidikan karakter. Siswa lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk membangun rasa cinta Tanah Air. Selanjutnya, siswa mencuci tangan, berdoa bersama, dan makan bekal bersama di lapangan serta beraktivitas lainnya. (Bayu Anggoro/Kisar Rajaguguk/*/H-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More