Kamis 07 November 2019, 20:53 WIB

Jenius dan Blibli Ajak Digital Savvy Jaga Keamanan Data Pribadi

Raja Suhud | Ekonomi
Jenius dan Blibli Ajak Digital Savvy Jaga Keamanan Data Pribadi

Dok BTPN
Head of Digital Banking Bank BTPN Irwan S Tisnabudi (tengah)

 

JENIUS dari Bank BTPN berkolaborasi dengan Blibli.com mengedukasi masyarakat mengenai keamanan bertransaksi secara digital.

Mereka percaya keamanan transaksi akan semakin maksimal dengan adanya dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan kehati-hatian dalam mengakses informasi di dunia digital.

Jenius merupakan aplikasi perbankan digital revolusioner yang dibuat BTPN. Aplikasi ini dilengkapi dengan kartu debit Visa dan Gerbang Pembayaran Nasional untuk membantu penggunanya melakukan aktivitas finansial seperti menabung, bertransaksi, atau mengatur keuangan dengan lebih mudah, cerdas, dan aman.

Head of Digital Banking Bank BTPN Irwan S Tisnabudi menjelaskan keamanan dan kenyamanan pengguna merupakan faktor penting. Untuk mendukung hal tersebut, Jenius melakukan update secara berkala pada teknologi maupun layanan.

"Kolaborasi Jenius dengan Blibli.com ini mengajak masyarakat digital savvy untuk bersama-sama membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman," kata Irwan dalam Jenius X Blibli.com media discussion di Yogyakarta, Kamis (7/11).

Menurut Irwan, saat ini digital dan kehidupan masyarakat semakin terintegrasi dengan didukung penetrasi internet dan smartphone yang terus bertumbuh di Indonesia. Berdasarkan survei Nielsen, dari 2014 hingga 2018 pengguna smartphone di Indonesia bertumbuh hingga 37% yang diikuti dengan pertumbuhan pengguna internet sebesar 22%.

Kondisi tersebut, lanjut dia, berdampak pada bagaimana masyarakat menjalankan aktivitas mereka sehari-hari termasuk dalam aspek finansial, berbelanja, transportasi, dan masih banyak lagi.

"Di sisi lain, perkembangan teknologi digital tersebut sekaligus membuka berbagai peluang risiko digital yang perlu diwaspadai bersama, baik oleh pihak perusahaan maupun pelanggan," kata dia.

Senior Manager Information Security Blibli.com Ricky Setiadi menjelaskan, perusahaan mempunyai kewajiban memberikan perlindungan terbaik untuk keamanan data pelanggan. Secara bersamaan para pelanggan juga harus menjaga kerahasiaan data mereka terutama saat melakukan transaksi online yang saat ini semakin mudah dan cepat.

"Selain itu pelanggan juga harus memilih platform yang terpercaya ketika melakukan transaksi online. Dengan adanya kesadaran yang tinggi terhadap keamanan data informasi, pelanggan dapat ikut aktif meminimalkan potensi terjadinya kebocoran data," tegas Ricky.

Pernyataan serupa mengenai perlindungan keamanan data juga diungkapkan oleh Executive Secretary Center for Digital Society (CfDS) Diah Angendari. Menurut dia, perkembangan teknologi saat ini telah memungkinkan digitalisasi dalam ranah strategis, termasuk hadirnya e-commerce, digital banking, transportasi online, dan masih banyak lagi.

"Perkembangan teknologi ini menempatkan data sebagai inti dari layanan. Dalam mewujudkan ekosistem ekonomi digital yang aman diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak, yaitu pemerintah, pelaku layanan digital, komunitas, dan terutama dari pengguna layanan digital itu sendiri,” pungkasnya.(A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More