Kamis 07 November 2019, 20:35 WIB

Istana Sebut Posisi Wakil Panglima TNI Diusulkan Sejak Lama

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Istana Sebut Posisi Wakil Panglima TNI Diusulkan Sejak Lama

MI/Ramdani
Mentgeri Sekretaris Negara Pratikno

 

MENTERI Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan, usulan untuk menghidupkan kembali jabatan Wakil Panglima TNI sudah sejak lama digagas. Usulan itu muncul saat Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko masih menjabat sebagai Panglima TNI.

“Perlu saya sampaikan usulan bukan muncul begitu saja di zaman sekarang. Jadi waktu zamannya Pak Moeldoko menjadi Panglima TNI usulan tersebut juga sudah ada, mengenai pentingnya ada wakil Panglima TNI," kata Pratikno dalam keterangan resmi, Kamis (7/11).

Menurutnya, posisi Wakil Panglima TNI sangat strategis. Pratikno menyebut, kehadiran Wakil Panglima TNI dapat membantu Panglima dalam teknis organisasi.

Baca juga : Posisi Wakil Panglima TNI dinilai Belum dibutuhkan

"Ini tentu saja akan sangat membantu Panglima untuk urusan teknis organisasi terutama misalnya ketika Panglima ke luar negeri, dan lain-lain. Jadi tidak harus kemudian dilimpahkannya kepada Kepala Staf," jelasnya.

Pratikno menegaskan, penandatanganan Perpres No. 66 Tahun 2019 yang mengatur posisi wakil panglima TNI dibutuhkan. Lembaga dan instansi lain, seperti Polri, Kejaksaan Agung, dan sejumlah kementerian juga ada posisi wakil.

"Menurut saya ini sesuatu yang sangat wajar dan sangat diperlukan, gitu," jelasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More