Kamis 07 November 2019, 19:50 WIB

Polisi Akan Panggil Novel soal Rekayasa Penyiraman Air Keras

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Polisi Akan Panggil Novel soal Rekayasa Penyiraman Air Keras

Handout / INDONESIAN POLICE / AFP
Foto Penyidik Senior KPK Novel Baswedan yang diambil pada 11 April 2017 saat dirawat setelah mengalami teror penyiraman air keras pada

 

KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari Kader PDIP Dewi Tanjung terkait dugaan rekayasa penyiraman air keras penyidik senior KPK Novel Baswedan. Oleh karena itu, penyidik segera memanggil pelapor, saksi hingga terlapor guna proses klarifikasi.

"Nanti kelanjutannya kita akan panggil pelapor, saksi-saksi dan terlapor untuk kita mintai klarifikasi terkait laporan itu," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/11).

Akan tetapi, Argo belum memastikan jadwal pasti pemanggilan pelapor, saksi-saksi hingga terlapor. Pasalnya laporan itu baru saja masuk ke Polda Metro Jaya. "Untuk agendanya (pemanggilan) kapan, tunggu penyidik," sebutnya.

Baca juga: Kasus Novel Baswedan Tunggu Arahan Kabareskrim Baru

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menerima dan segera melakukan penyelidikan terkait laporan Politikus PDIP Dewi Tanjung terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, perihal dugaan penyebaran berita bohong dalam kasus penyiraman air keras yang belum terungkap.

"Iya betul, laporannya sudah diterima ya," kata Argo Yuwono, Kepala Bidang Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono dimintai keterangannya, Kamis (7/11).

Menurutnya, laporan itu masih dipelajari oleh penyidik Polda Metro Jaya. Selanjutnya, polisi akan menyelidiki guna memastikan unsur penyebaran berita bohong atau tidak.

"Laporannya sudah masuk dan kita sedang pelajari, kita lakukan penyelidikan," sebutnya

Diketahui, laporan itu dibuat Dewi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya, Rabu (6/11) kemarin. Ia beralasan, bahwa kasus penyiraman air keras tersebut tak masuk akal.

"Saya melaporkan Novel Baswedan penyidik KPK terkait dugaan rekayasa kasus penyiraman air keras. Ada beberapa hal yang janggal dari rekaman CCTV dia, yakni dari bentuk luka, dari perban, kepala yang diperban tapi tiba-tiba mata yang buta begitu kan," ujar Dewi di Polda Metro Jaya, Rabu (6/11).

Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit. Krimsus. Pelapor dalam hal ini Dewi sendiri dan terlapor Novel Baswedan

Berdasarkan laporan itu, pasal yang dikenakan yakni Pasal 26 ayat (2) junto Pasal 45 A Ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 A ayat 1 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More