Kamis 07 November 2019, 19:20 WIB

Pelabuhan Semayang Siap Tunjang Kebutuhan Ibu Kota Baru

Rudi Agung | Nusantara
Pelabuhan Semayang Siap Tunjang Kebutuhan Ibu Kota Baru

rudi.agung
Pelabuhan Semayang dan Kadis Kominfo: Kapal bersandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan Kepala Dinas Kominfo Balikpapan Sutadi

 

PELABUHAN Semayang di kota penyangga Balikpapan, Kalimantan Timur, siap menunjang kebutuhan ibu kota baru.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas Satu Balikpapan, Jhonny Runggu Silalahi, menjelaskan, segala fasilitas pelabuhan di Balikpapan saat ini sudah mampu menunjang kebutuhan ibu kota baru.

"Di sini kan ada terminal-terminal di setiap pelabuhan jadi sudah khusus," kata Jhonny.

Ia berujar, fasilitas Pelabuhan Semayang sudah terbagi dengan kebutuhan masing-masing. Bahkan, telah menggunakan sistem multipurpose terminal.

"Untuk mengelola proses layanan kargo non-petikemas," ujarnya.

"Jadi, ada Pelabuhan Semayang yang khusus penumpang. Dan untuk kargo peti kemas ada Kaltim Karingau Terminal yang juga sudah multipurpose," imbuhnya.


Baca juga: BI Kalteng Gencar Sosialisasikan Gerakan Nasional Non-Tunai


Terminal penumpang di Pelabuhan Semayang, sambung Jhony, juga dipastikan memiliki fasilitas yang cukup.

"Untuk terminal penumpang ini kita harapkan juga nantinya ada kapal turis juga yang bersandar," lanjutnya.

Menurutnya, terminal khusus untuk pengelolaan limbah juga bakal tersedia di Balikpapan. Ia memastikan terminal khusus untuk pengelolaan limbah sudah disiapkan oleh Pertamina.

Terkait pelayanan, sambung Jhony, Pelabuhan Semayang juga sudah menggunakan sistem pembelian tiket elektronik.

"Beli tiket tidak lagi di loket tapi online. Nantinya tinggal bawa tanda bukti lalu cetak di pelabuhan," jelasnya.

Nia, salah satu penumpang yang ditemui di Pelabuhan Semayang, mengaku bahwa saat ini pelayanan sudah makin baik.

"Saya suka saja menggunakan kapal Pelni. Pelayanan di kapal dan pelabuhannya juga baik," katanya. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More