Jumat 08 November 2019, 11:45 WIB

Kembangkan Wisata, Kanada Incar Wisatawan Indonesia

Bagus Pradana | Weekend
Kembangkan Wisata, Kanada Incar Wisatawan Indonesia

123rf
Perkembangan wisata Kanada dan Indonesia mengalami pengingkatan.

BISNIS pariwisata seperti tidak ada habisnya. Berwisata ke satu negara melihat tempat wisata, budaya, dan iklim menjadi hal yang menarik. Tak terkecuali ketika wisatawan mancanegara datang ke Indonesia.

Berdasarkan data EVA Air, tren kunjungan wisatawan dari Kanada ke Indonesia dan sebaliknya setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada 2018 jumlah kunjungan wisata dari Kanada mencapai 97,8ribu atau meningkat 1,75% dari tahun 2017.

Melihat tren itu, Eva Air membuat "Canada Product Seminar" pada Rabu (6/11). Seminar itu mengeksplorasi potensi wisata di negara Amerika Utara. Negara bekas jajahan Prancis dan Inggris itu saat ini gencar membangun sektor pariwisata mereka. Banyak destinasi wisata berbasis alam yang masih asri menarik untuk dikunjungi di Negara yang beribukota di Ottawa ini.

"Kanada berbeda dengan Amerika, negara kami adalah negara empat musim dengan penduduk yang ramah, dan yang paling kami banggakan adalah alamnya yang masih asri. Akan banyak pengalaman jika anda mengeksplorasi kota-kota yang pemandangannya masih alami di Kanada, seperti Vancouver, Kelowna, Banff, Calgary, Yellowknife, dan lainnya. Bagi wisatawan muslim, Kanada juga sangat terbuka, anda dapat menemukan banyak makanan halal dan makanan vegetarian. Tak ada halangan bagi siapapun untuk berkunjung ke Kanada," ujar Roy Chou, General Representative dari Maple Fun Tours, salah satu vendor wisata dari Kanada.

Turut hadir dalam seminar pariwisata tersebut, General Manager dari EVA Air, Makmun Hamsa. Ia menyambut baik atensi masyarakat Indonesia  berkunjung ke Kanada.

"Kami lihat perkembangan wisatawan dari Indonesia yang ke Kanada tiap tahunnya makin banyak. Kebanyakan mereka tertarik dengan pemandangan alamnya. Selain itu suasana yang berbeda di negara four seasons juga menarik untuk wisatawan dari Indonesia. Kalau di Indonesia itu kan cuma dua seasons, nah di sana bisa empat seasons, itu semua atraktif sekali. Ini hubungan yang baik buat Indonesia maupun Kanada," ujarnya.

Tak ketinggalan General Manager EVA Air ini juga berharap kepada pemerintah Indonesia yang baru saja dilantik 20 Oktober kemarin lebih mengoptimalkan pengembangan pariwisata dalam negeri.

"Kami memiliki base utama di Taiwan, penumpang yang kami terbangkan ke Indonesia konsentrasinya ada di dua destinasi yaitu Bali dan Jakarta. Kalau penumpang yang menuju Jakarta kebanyakan businessman dan beberapa yang vacation. Tetapi kalau di Bali, hampir kebanyakan 90% turis. Kami berharap pemerintah mengembangkan Bali-Bali yang lain, misalnya Danau Toba, Raja Ampat, Labuan Bajo, atau Belitung," ujar Makmun Hamsa. (M-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More