Kamis 07 November 2019, 16:45 WIB

Menpora Harapkan Sinergitas untuk Sukseskan Olahraga Indonesia

Despian Nurhidayat | Olahraga
Menpora Harapkan Sinergitas untuk Sukseskan Olahraga Indonesia

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11).

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama jajaran pengurus Kemenpora baru saja meghadiri rapat kerja (Raker) Komisi X DPR. Dalam acara tersebut, Zainudin mengungkapkan rencana lima tahun yang akan menjadi program dari Kemenpora.

Dalam penyampaiannya, Zainudin mengungkapkan bahwa hal pertama yang akan ia lakukan ialah mengulas kembali mengenai tata kelola yang telah dilakukan Kemenpora. Selain itu, ulasan yang akan dilakukan pun tidak hanya berhenti di tata kelola saja.

"Apa yang akan dilakukan 5 tahun kedepan secara garis besar saya sampaikan bahwa kami akan menjalankan visi misi Pak Presiden Jokowi, khususnya di bidang pemuda dan olahraga," ungkap Menpora di Gedung Nusantara I Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11).

"Saat ini, kami tengah mengadakan review terhadap program yang sudah dilaksanakan sebelumnya, dan tentunya review ini menyangkut tata kelola," ujar Zainudin.

"Yang kedua ialah review tentang regulasi-regulasi yang ada di Kemenpora dan yang ketiga ialah review tentang program-program yang saati ini tengah difokuskan pemerintah mengenai pembangunan sumber daya manusia," lanjut Zainudin.

Lebih lanjut, Zainudin mengatakan bahwa Kemenpora akan menyesuaikan program-program yang sudah terlanjur di lakukan pada periode sebelumnya.

Dalam hal ini, dia menambahkan bahwa kepemudaan secara khusus akan mendapat pengembangan tersendiri.

Pengembangan ini dikatakan berkaitan dengan kreativitas dan pengembangan kewirausahaan, sehingga para pemuda nantinya diharapkan mampu menjadi mandiri. Selain itu, penguatan ideologi bangsa dan negara juga akan menjadi fokus lainnya.

"Saat ini, Kepemudaan khususnya akan mendapatkan banyak pengembangan. Mereka harus kreatif dan juga pandai berwirausaha sehingga mampu menjadi pemuda yang mandiri. Selain itu, harus ada penguatan dalam permasalahan idelogi bangsa kita," tambah Zainudin.

Sementara itu, membahas mengenai olahraga Zainudin mengatakan bahwa Presiden Jokowi menekankan mengenai peningkatan prestasi. Dikatakan bahwa Presiden berharap di semua cabang olahraga, Indonesia mampu membanggakan khususnya di kancah Internasional.

"Pak Presiden berbicara kepada saya tentang prestasi olahraga kita, 267 juta orang sekarang ini kurang lebih rakyat Indonesia harusnya kita bisa menghasilkan tim nasional di segala cabang olahraga yang bisa membanggakan dan bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa di kancah internasional. Jadi itu yang menjadi tugas pokok dari pak Presiden," pungkasnya.

Untuk menyambut ajang-ajang yang akan dihelat di Indonesia seperti tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021, Zainudin menambahkan bahwa Kemenpora akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemendikbud dan beberapa kementerian lainnya.

Selain itu, sinergitas antara berbagai Kementerian dikatakan oleh Zainudin harus segera dilakukan dalam waktu dekat. Dia pun menyampaikan bahwa diharapkan sudah tidak ada lagi ego sektoral dari masing-masing kementerian.

"Saya kira harus kita kerjakan bersama-sama, nah kesemuanya ini sekali lagi tidak sanggup kami kerjakan sendiri. Maka saya dan teman-teman berusaha untuk bersinergi dan dalam waktu dekat sudah berkoordinasi dengan Kementerian BUMN, Kemendikbud, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," kata Zainudin.

"Kita akan bekerja sama, dan kita harus menjadi satu kesatuan, seperti nama kita yakni Kabinet Indonesia Maju. Kerja kabinet ini ialah keberhasilan kita bersama bukan sektoral maka arahan bahwa presiden kita harus menurunkan ego kita masing-masing yang biasanya hanya menonjolkan sektoral saja," tutupnya. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More