Kamis 07 November 2019, 16:44 WIB

Jokowi akan Angkat Wakil Kepala KSP

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Jokowi akan Angkat Wakil Kepala KSP

Dok. MI
Moeldoko

 

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut akan ada jabatan baru untuk membantu menjalankan tugasnya. Dalam waktu dekat, Presiden Joko Widodo akan mengangkat wakil kepala KSP

Menurutnya, penempatan wakil kepala staf kepresidenan disesuaikan dengan beban kerja pemerintah lima tahun ke depan. Ia menjelaskan, wakil kepala staf kepresidenan akan membantu menjalankan tugas baru, yakni delivery unit.

“Kepala staf lebih ke policy-nya. Akan kita bagi seperti itu," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11).

 

Baca juga: Istana: Posisi Wakil Panglima TNI Berkaitan Tugas Prioritas

 

 

Moeldoko menjelaskan, latar belakang tokoh yang nantinya akan ditunjuk sebagai wakil kepala staf kepresidenan berasal dari kalangan profesional. Menurut Moeldoko, Presiden Jokowi akan menunjuk langsung siapa wakilnya yang akan mendampingi menjalankan tugas-tugasnya.

Sementara itu, untuk struktur organisasi KSP, Moeldoko menyebut tidak akan ada perubahan signifikan. Moeldoko mengatakan jabatan deputi tetap ada lima dan dibantu tiga staf khusus. Saat ini masih dalam proses seleksi calon deputi dan staf khusus di KSP.

Saat ini, ia sedang melakukan rekrutmen untuk menjadi pegawai di KSP. Moeldoko mengutamakan kalangan profesional. Selain itu, bisa dari partai politik, relawan, organisasi kemasyarakatan, dan NGO.

"Kami membuka pintu siapa pun bisa mendaftar di sini, dan kita sudah siapkan tim SDM untuk seleksinya," ujarnya.

Selain posisi deputi dan staf khusus, Moeldoko mengatakan akan ada struktur baru di KSP, yakni delivery unit. Tugas unit itu, kata dia, memastikan program yang telah dicanangkan Presiden Jokowi bisa berjalan dan dirasakan oleh masyarakat.

"Bukan hanya send tapi juga telah ter-deliver dengan baik. Kita pastikan bahwa keinginan presiden, dalam bentuk kebijakan itu ter-deliver sampai ke bawah. sampai diwujudkan, sampai dioperasikan," jelasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More