Kamis 07 November 2019, 16:08 WIB

Bebas Bergerak Bermain di Luar Kelas

Bayu Anggoro | Nusantara
Bebas Bergerak Bermain di Luar Kelas

MI/Bayu Anggoro
Anak-anak SD bermain di Taman Air Balai Kota Bandung saat jam kelas, Kamis (7/11/2019). Hari ini anak-anak sekolah belajar di luar kelas.

 

RATUSAN siswa kelas VI SDN 191 Babakan Surabaya Kota Bandung tampak asyik bermain di Taman Balai Kota Bandung, Kamis (7/11/2019) siang.  Dengan dipandu lima guru, mereka diberi kebebasan untuk melihat setiap sudut area terbuka yang lokasinya berada dalam komplek kantor wali kota Bandung.

Hamparan taman hijau, kolam air, hingga patung badak yang tersedia di taman tersebut diserbu ratusan siswa yang juga berasal dari SD lainnya. Matahari yang sangat menunjukkan keberadaannya tidak terasa karena kawasan tersebut yang dikelilingi pohon-pohon berukuran besar. Anak-anak sekolah dasar itu tengah menjalani satu hari belajar di luar kelas dalam rangka memperingati Hari Anak Universal. Proses belajar mengajar di ruangan terbuka ini dilakukan serentak termasuk di Kota Bandung.

Salah seorang siswa, Caesar Rio Erlana Putra, mengaku senang bisa mengikuti sekolah di luar kelas ini. Selain kesempatan yang cukup jarang diterimanya, dia pun menikmati suasana di sekitar Taman Balai Kota Bandung yang menurutnya sangat sejuk dan indah.

"Senang, karena di sini udaranya segar," ujar siswa kelas VI F SDN 191 Babakan Surabaya, Kota Bandung.

Dia juga sangat menikmati kegiatan ini karena merasa bebas bergerak meski berada dalam jam sekolah. Hamparan taman bunga, rindangnya pepohonan, hingga koleksi kelinci dan ayam sudah dilihatnya pada kesempatan tersebut.

"Bisa lebih bebas saja, apalagi di sini luas," katanya.

Pengalaman berbeda diceritakan Muhammad Ihwan Saputra, teman sekelas Rio. Sekujur tubuhnya terlihat basah karena sudah bermain di kolam air. Meski tidak membawa baju ganti, dia bersama teman-teman lainnya tidak ragu untuk menceburkan diri ke dalam kolam dangkal tersebut.

"Awalnya tidak akan turun, tapi lihat yang lain turun, ya ikut turun," kata Muhammad Ihwan.

Salah seorang guru kelas VI SDN 191 Babakan Surabaya Kota Bandung, Indah Purnamasari sangat menyambut baik anjuran pemerintah untuk belajar di luar kelas. Menurutnya ini sangat positif terutama untuk mengusir kejenuhan pada anak didiknya itu.

"Saya melihat mereka antusias. Bahakan ketika mau diumumkan saja (akan belajar di luar kelas), mereka sudah semangat," kata Indah.

Dia tidak memungkiri proses belajar mengajar di dalam kelas menimbulkan kejenuhan bagi anak. Indah pun mengaku pernah beberapa kali mengajak siswanya untuk belajar di luar kelas.

"Tapi kan dulu cuma di lapang, di lingkungan sekitar. Sekarang ke taman, ke museum," tambahnya.

Meski harus menempuh perjalanan sejauh 6 km untuk menuju Taman Balai Kota Bandung, dia tidak mempersoalkannya karena mendapat suasana yang bagus. Tak hanya itu, menurut Indah anak didiknya pun banyak mendapat pengetahuan baru ketika belajar di taman tersebut.

"Jadi selain untuk merelaksasi, ini juga bagus untuk menambah wawasan dan rasa pertemanan," jelas Indah.

Dia pun bersyukur karena melalui acara ini siswa didiknya mau membawa bekal makanan dari rumah. Padahal, menurut dia selama ini sangat jarang siswa yang mau membawa bekal makanan dari rumah.

baca juga: Angka Pengangguran Provinsi Banten Tertinggi di Indonesia

"Kalau di sekolah, belum tentu mau," katanya.

Selain membawa main anak didiknya di taman, dia juga menyebut akan mengenalkan mereka dengan museum yang ada di komplek Pemerintah Kota Bandung tersebut.

"Kami ke sini ingin ke museum pemerintahan, karena kelas VI kan ada pelajaran pemerintahan," pungkas Indah. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More