Kamis 07 November 2019, 14:46 WIB

Pasokan Beras di Bengkulu Aman Hingga 2020

Marliansyah | Nusantara
Pasokan Beras di Bengkulu Aman Hingga 2020

Antara
Selama kemarau pasokan beras saat ini yang ada digudang mencapai 7.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Bengkulu.

 

BADAN Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Bengkulu memastikan pasokan beras di Provinsi Bengkulu, aman selama musim kemarau hingga Mei 2020. Pasokan beras yang ada di gudang depot logistik mencukupi untuk warga disepuluh kabupaten/Kota, Bengkulu. Kepala Perum Bulog Divre Bengkulu, Defrizal mengatakan selama kemarau pasokan beras saat ini yang ada digudang mencapai 7.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Bengkulu.

"Ketersediaan beras dijamin hingga delapan bulan ke depan atau hingga Mei 2020 sehingga masyarakat tidak perlu kuatir," katanya.
     
Saat ini, lanjut dia, harga beras untuk jenis premium dan medium masih stabil atau tidak ada kenaikan. Untuk harga beras premium Rp10 ribu per kg dan beras medium Rp8.600 hingga Rp9 ribu per kg. Harga beras hingga saat ini masih stabil karena hampir sepanjang tahun daerah penghasil beras seperti Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu. ika ada lonjakan permintaan, kata dia, Bulog akan langsung mendistribusikan cadangan beras ke pasar untuk mengembalikan harga agar stabil.

"Untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) seperti beras, gula, tepung terigu, serta minyak goreng di musim kemarau saat ini dilakukan operasi pasar digelar disejumlah pasar," imbuhnya.
     
Operasi dilakukan dibeberapa pasar diantaranya, pasar Panorama, Minggu, Pagar Dewa, dan Baru Koto, setiap Sabtu dan Minggu, dengan harga di bawah pasar. Operasi pasar tersebut, dalam per hari, Bulog menjual sekitar 10 ton beras.

baca juga: Kandidat Pengganti Wali Kota Tri Rismaharini Mulai Dibicarakan

Selain disalurkan ke pasar, beras tersebut juga disalurkan dalam kegiatan Rumah Pangan Kita (RPK) milik Bulog. Ia menambahkan, kegiatan operasi pasar Bulog Bengkulu juga menyasar ke daerah pemukiman padat dengan bekerjasama pemerintah kabupaten/kota. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More