Kamis 07 November 2019, 14:07 WIB

Sinergi Bulog-Grab Diharapkan Wujudkan Ketahanan Pangan

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Sinergi Bulog-Grab Diharapkan Wujudkan Ketahanan Pangan

MI/Ramdani
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso

 

PERUM Bulog dan Grab menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pemenuhan kebutuhan pangan berkualitas dan terjangkau. Melalui kesepakatan kerja sama itu, perseroan akan menyalurkan beras ke seluruh Grab Kios yang merupakan para pelaku UMKM mitra Grab.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meyakini dengan skema tersebut, Indonesia akan bisa segera mewujudkan ketahanan pangan terutama pada komoditas beras yang saat ini masih jadi persoalan.

"Dengan total Grab Kios yang mencapai 2,6 juta unit di seluruh Tanah Air, mereka bisa menjadi perpanjangan tangan untuk membuka akses keterjangkauan kepada masyarakat," ujar Budi Waseso di Jakarta, Kamis (7/11).

Baca juga: Bulog Dorong Distribusi Pangan Lewat E-Commerce

Dengan persebaran yang semakin merata, tidak akan ada lagi kelangkaan atau kekurangan stok. Akhirnya, harga beras akan stabil.

Selain bisa menjadi jawaban persoalan ketahanan pangan, kerja sama dengan Grab juga menjadi solusi bagi Bulog dalam isu penyaluran. Selama ini, perusahaan pangan itu sangat kesulitan masuk pasar karena kalah bersaing dengan perusahaan-perusahaan beras swasta.

"Dengan total Grab Kios yang mencapai 2,6 juta, kami yakin masalah terkait penyaluran bisa selesai. Kalau kita bisa salurkan satu ton ke setiap Grab Kios saja, totalnya sudah 2,6 juta ton," tutur pria yang akrab disapa Buwas itu.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More