Kamis 07 November 2019, 13:15 WIB

Istana: Posisi Wakil Panglima TNI Berkaitan Tugas Prioritas

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Istana: Posisi Wakil Panglima TNI Berkaitan Tugas Prioritas

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Juru bicara Istana Kepresidenan Fadjroel Rachman

 

PRESIDEN Joko Widodo menghidupkan kembali jabatan Wakil Panglima TNI. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sudah diteken presiden.

Juru bicara Istana Kepresidenan, Fadjroel Rachman, mengatakan penunjukan Wakil Panglima TNI tentu sudah dalam pertimbangan presiden. Berkaca dari penunjukkan wakil menteri, kata Fadjroel, berkaitan degan tugas prioritas dari presiden.

“Posisi terkait dengan wakil menteri, wakil panglima, jelas kriterianya, selalu untuk menangani tugas khusus atau tugas prioritas. Periksa saja, dari semua wakil menteri, pasti kriteria tugasnya adalah tugas prioritas yang ingin dikembangkan pemerintah,” kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11).

Baca juga: Posisi Wakil Panglima TNI Kembali Dihidupkan

Namun, mengusulkan soal jabatan Wakil Panglima TNI ditanyakan langsung ke Panglima TNI. Sebab, Panglima yang tahu kebutuhan organisasi TNI saat ini.

Perpres Nomor 66/2019 tentang Susunan Organisasi TNI diteken Presiden pada 18 Oktober 2019. Pada Pasal 13 ayat (1) Perpres itu disebutkan unsur pimpinan terdiri atas Panglima dan Wakil Panglima. Kemudian Pasal 15 Perpres juga dijelaskan Wakil Panglima merupakan koordinator pembinaan kekuatan TNI guna mewujudkan interoperabilitas/Tri Matra Terpadu yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima.

Sementara itu, di bagian lampiran, disebutkan posisi Wakil Panglima TNI diisi Pati Bintang 4.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More