Kamis 07 November 2019, 03:20 WIB

Valuasi Aset Kilang Cilacap Tuntas Desember

MI | Ekonomi
Valuasi Aset Kilang Cilacap Tuntas Desember

Dok. Pertamina
Kilang Cilacap

 

PT Pertamina (persero) dan Saudi Aramco akan menyelesaikan perhitungan valuasi aset dari rencana revitalisasi atau pembangunan Kilang Cilacap di Desember.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (persero) Ignatius Tallulembang mengatakan kedua belak pihak pun sepakat untuk menggunakan satu internasional advisor untuk menghitung valuasi tersebut.

Tim advisor tersebut saat ini tengah bekerja. Paling lama dalam satu bulan hasil perhitungan bisa dikeluarkan dan dibahas di tiap-tiap internal kedua belah pihak dan akan dibicarakan bersama.

"Kesepakatan hasil valuasi paling lambat tahun ini. Semuanya diupayakan di akhir Desember," kata Tallulembang di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, seperti dikutip dari Medcom.id, kemarin.

Setelah valuasi selesai, tahapan selanjutnya akan masuk ke engineering. Tallulembang mengatakan penandatanganan tahapan engineering diharapkan bisa dilakukan di awal 2020.

Tallulembang mengatakan sembari menunggu valuasi, Pertamina juga telah melakukan pengerjaan awal terhadap proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) tersebut.

Proses pengadaan lahan untuk Kilang Cilacap hampir selesai, hanya tinggal menunggu satu lahan milik PT Holcim Indonesia yang masih berproses di Mahkamah Agung (MA). Di sisi lain, proses relokasi infrastruktur jalan juga dilakukan.

Lebih lanjut, Tallulembang mengatakan di Desember nanti akan ada pemberian kontrak untuk mengeksekusi relokasi tersebut.

Proyek RDMP Kilang Cilacap nantinya akan meningkatkan kapasitas kilang tersebut yang saat ini mengolah dan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) sebesar 348 ribu barel per hari (bph) menjadi 400 ribu bph. Selain itu, meningkatkan kualitas produk dari EURO II ke EURO V.

Selain Kilang Cilacap, Pertamina juga berupaya melakukan optimalisasi kilang yang berada di Tuban dan Bontang. Pembangunan kilang ini dinilai akan bisa menyetop laju impor energi Indonesia. (Hld/E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More