Rabu 06 November 2019, 20:15 WIB

Konsep Jembatan tanpa Atap Pertimbangkan Karakteristik Wilayah

Sri Utami | Megapolitan
Konsep Jembatan tanpa Atap Pertimbangkan Karakteristik Wilayah

Antara
Pejalan kaki melintas di jembatan penyeberangan orang (JPO) yang tidak beratap di Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (6/11).

 

PEMERINTAH DKI Jakarta berencana membongkar atap jembatan penyeberangan orang (JPO) di beberapa titik di Jakarta. Peniadaan atap JPO tersebut bertujuan agar setiap yang menyeberang dapat menikmati pemandangan gedung tinggi di Jakarta.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan atap JPO yang akan dilepas di antaranya di Kawasan Unika Atma Jaya dan Hotel Le Méridien Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Baca juga: JPO Tanpa Atap Agar Publik Bisa Menikmati Pemandangan

"Kenapa yang di Thamrin-Sudirman dibuka? Karena di sana selain untuk menyeberang kami mau lihat view, pemandangannya, trotoarnya, yang sudah bagus juga gedung-gedungnya maupun yang lain. Jadi, orang menyeberang sambil melihat keindahan kota Jakarta," jelasnya, Rabu (6/11).

Menurutnya, konsep JPO terbuka masih mempertimbangkan situasi dan karakteristik wilayah. Misalnya, JPO terbuka tidak diterapkan di kawasan Daan Mogot dan Pasar Minggu. Saat ini, sambung dia, Dinas Bina Marga DKI memang sedang membangun dua JPO di kawasan tersebut.

"Konsep tidak pakai atap ini kami lihat situasi dan kondisi. Jadi disesuaikan dengan karateristik kondisi wilayah setempat. Kalau yang di Pasar Minggu enggak ada yang dilihat. Artinya bukan enggak ada yang dilihat tapi enggak ada pemandangan yang bisa dinikmati. Jadi kami buat JPO itu bervariasi tidak monoton kotak begitu saja," cetusnya.  

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memerintahkan agar atap JPO Sudirman segera dicopot. JPO itu dinilai hanya menghubungkan antar-trotoar (tempat outdoor) atau tidak menyambungkan halte Transjakarta.

Menurut Anies, JPO Sudirman juga akan menjadi lokasi yang bagus untuk berfoto. Gedung-gedung di kawasan Sudirman akan menjadi latar belakang untuk foto.

"Apa yang terjadi nanti kalau dibuka? Itu tempat selfie paling sering Pak nanti, karena pemandangan gedung di malam hari bagus sekali, sore, siang. Jadi atapnya copot, itu langsung jadi space terbuka," kata Anies dalam rapat pimpinan pada 23 Oktober 2019. (Sru/Ssr/A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More