Rabu 06 November 2019, 19:47 WIB

Bappenas Perbarui Desain Penerapan Dana Desa

Faustinus Nua | Ekonomi
Bappenas Perbarui Desain Penerapan Dana Desa

MI/ Ramdani
Suharso Monoarfa

 

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengaku akan berkoordinasi dengan kementerian/ lembaga untuk membahas penerapan dana desa. Bappenas akan menerapkan desain dana desa yang berbeda di setiap wilayah di Indonesia sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

"Dana desa itu instrumen pemerataan samapi di tingkat depan rumah warga. Dan itulah yang kita harapkan proses menyeimbangkan pada masyarakat-masyarakat atau komitas bisnis di desa," katanya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta (6/11).

Suharso menjelaskan, ada banyak desain alokasi dana dari pusat ke daerah. Mulai dari dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dana insentif daerah (DID), hingga pada dana desa yang saat diserang berbagai isu negatif seperti penyalahgunaan dana desa.

"Saya setuju, tidak ada alasan hanya karana ada isu-isu negatif terhadap dana desa kemudian dihentikan begitu saja," tegasnya.

Kebijakan dana desa, jelasnya, telah memberi dampak yang cukup signifikan terhadap pembangunan di daerah. Oleh karena itu yang dibutuhkan adalah desain maksimal sehingga ada keseimbangan antara desa di Jawa dan non-Jawa. (OL-8)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More