Rabu 06 November 2019, 12:07 WIB

Ada 12 Ribu Warga di Flores Timur Penerima PKH

Ferdfinandus Rabu | Nusantara
Ada 12 Ribu Warga di Flores Timur Penerima PKH

Antara
Para penerima bantuan Program Keluarga Harapan dari pemerintah.

 

SEKITAR 12 ribu warga yang tersebar di 19 kecamatan di Flores Timur masuk dalam kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka berhak menerima dana Program Keluarga Harapan (PKH).

Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga Dinas Sosial Flores Timur, Antonius Daton Laga mengatakan penerimaan dana PKH dibagi menjadi empat tahapan. Dan setiap tahun jumlah penerima berubah.

"Tahap pertama pada Maret 2019 sebanyak 12.419 PKM dengan anggaran Rp18,3 miliar lebih. Tahap dua sebanyak 12.396 KPM dengan total anggaran Rp11,6 miliar lebih, tahap ketiga sebanyak 12.332 KPM dengan total anggaran tahap tiga sebesar Rp13 miliar lebih. Sementara tahap ke-4 pada Oktober kemarin sebanyak 12.219 KPM dengan anggaran Rp9,2 miliar lebih. Sehingga total anggaran PKH untuk tahun ini lebih dari Rp52 miliar rupiah," terang Antonius, Rabu (6/11/2019).

Menurut Anton, besaran dana PKH untuk setiap komponen berbeda-beda dengan jumlah anggaran berbeda. Untuk komponen kesehatan bagi ibu hamil/balita sebesar Rp2,4 juta per orangnya. Untuk komponen pendidikan seperti tingkat SD sederajat sebesar Rp900 ribu per orang, untuk SMP Rp1,5 juta per orang, untuk SMA sebesar Rp2 juta rupiah per orang. Sementara untuk komponen disabilitas berat dan lansia di atas 60 tahun sebesar Rp2,4 juta per orangnya. Dana tersebut dibagi per tahun dalam 4 tahap.

baca juga: Plt Bupati Dilarang Rotasi Pegawai Jelang Pilkada

Selama ini masih ada warga yang seharusnya tidak masuk dalam KPM namun fakta di lapangan tetap masuk dan sebaliknya.

"Memang banyak keluhan yang kami terima, seperti ada keluhan warga terkait penerima PKH yang seharusnya tidak layak menerimanya. Sebaliknya ada warga yang seharusnya menerima PKH malah tidak terdaftar. Kita terus tingkatkan monitoring dan mengecek fakta di lapangan," kata Antonius. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More