Rabu 06 November 2019, 11:15 WIB

Menteri LHK Siti Nurbaya Ajak Kadin Buka Lapangan Kerja

mediaindonesia.com | Humaniora
Menteri LHK Siti Nurbaya Ajak Kadin Buka Lapangan Kerja

Istimewa/KLHK
Menteri LHK Siti Nurbaya memberi sambutan pada Rakornas Kadin untuk Agribisnis, Pangan dan Kehutanan di Jakarta.

 

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya mengajak pengusaha anggota Kamar Dagang dan Industri Indone (Kadin) membuka lapangan kerja pada sektor kehutanan.

Pada lingkup kerja dunia usaha terkait Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),  masih banyak ruang untuk membuka lapangan kerja sangat luas yang meliputi hutan sosial dan tanah obyek reforma agraria dari hutan (Tora) serta melalui langkah-langkah rehabilitasi lahan, dan penanaman pohon secara luas di tengah masyarakat untuk pemulihan lingkungan.

Ajakan Menteri LHK tersebut dikemukakan saat memberikan sambutan di hadapan 120 peserta Rakornas Kadin untuk Agribisnis, Pangan dan Kehutanan di Jakarta, Selasa (5/11).

Dalam forum dialog kadin, selain Menteri LHK juga hadir pengurus Kadin  yakni Ketua Umum Kadin Rosan P.Roeslani, dan Wakil Ketua Umum Kadin Franky Wijaya.

Siti Nurbaya menjelaskan, ruang lapangan kerja yang luas dari sektor kehutanan memerlukan man-days atau tenaga kerja yang sangat banyak.

"Melalui ruang kerja dan usaha sosial tersebut juga akan terbangun konfigurasi bisnis yang lebih harmonis antara bisnis skala besar dan bisnis masyarakat," kata Menteri LHK.

Menurut Menteri LHK, bisnis tersebut bertujuan peningkatan kapasitas dan know how masyarakat dalam mengelola usaha  dengan basis sumber daya alam khususnya bidang pertanian secara luas seperti pangan, kebun, peternakan dan perikanan budidaya.

Terkait ajakan kepada anggota Kadin, Siti Nurbaya juga secara spesifik menyebutkan agenda agroforestry pada program hutan sosial dan tanah obyek reforma agraria yang mengalokasikan kepemilikan lahan bagi masyarakat tani.

Dalam Rakornas Kadin, Menteri LHK juga menyampaikan tiga pesan yaitu peningkatan lapangan kerja, membangun produksi untuk ekspor; serta berusaha untuk tetap menjaga iklim investasi yang ramah lingkungan.

"Hal ini sekaligus juga penting  untuk  penguatan program ketahanan pangan dengan pola agroforestry hutan sosial atau kerja sama dunia usaha dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk pangan. Hal itu telah diatur dalam Permen Lingkungan Hidup dan kehutanan No 81 Tahun 2016," paparnya.

Sikap responsif Kadin

Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani menegaskan terkait pernyataan Menteri LHK, selama ini telah ada langkah responsif Kementerian  LHK atas beberapa  persoalan dunia usaha.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Franky Wijaya menyatakan bahwa dengan berbagai kelancaran dan dukungan pemerintah serta langkah kolaboratif, pihaknya akan memproyeksikan bahwa sektor pertanian akan dapat meningkatkan kontribusi Gross Domestic Product (GDP) setidaknya 1,5 %.

Pada kesempatan yangs sama, Siti Nurbaya  juga menyampaikan pernyataan terima kasih atas langkah-langkah yang telah  ditempuh dunia usaha untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan pemerintah di sejumlah daerah. (OL-09)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More