Rabu 06 November 2019, 06:30 WIB

Optimistis PAUD Berjalan Lebih Baik

(Bay/H-1) | Humaniora
Optimistis PAUD Berjalan Lebih Baik

ANTARA/Katriana
Seluruh peserta dan pembicara yang terlibat dalam Seminar Internasional PAUD dan Pendidikan Keluarga berfoto bersama saat pembukaan seminar

 

PENYELENGGARAAN pendidikan anak usia dini (PAUD) masa kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim diharapkan tetap berjalan baik. Nadiem dinilai paham betul tentang pentingnya investasi pendidikan secara luas.

"Saya optimistis karena beliau paham sekali akan pentingnya investasi pendidikan anak usia dini untuk kemajuan bangsa," kata Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kemendikbud Harris Iskandar pada konferensi pers yang dipandu Direktur Pembinaan PAUD Kemendikbud M Hasby, seusai Pembukaan Seminar Internasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Keluarga di Jakarta, kemarin.

Harris pun mengungkapkan terkait komitmen Mendikbud yang baru ini. Pada saat hari pertama menjadi menteri, ujarnya, beliau menyampaikan apa pun yang akan dilakukan pemerintah melalui Kemendikbud dan hasilnya dapat bermanfaat 20-30 tahun mendatang. "Beliau menyatakan rela tidak populer guna mempersiapkan kemajuan negara ini," imbuhnya.

Menurut Harris, pihaknya juga telah membahas materi peningkatan mutu PAUD, khususnya untuk anak usia 5-6 tahun guna menyiapkan anak masuk sekolah. Pengayaan materi PAUD ini diharapkan dapat mendongkrak mutu pendidikan.

"Tahun ini sistem PAUD yang bagus akan menyempurnakan sistem pendidikan dasar dan menengah di Indonesia," ujarnya.

Praktisi Pendidikan PAUD Fasli Jalal mengingatkan pentingnya keberadaan dan mutu guru PAUD.

"Terpenting memajukan PAUD pada gurunya. Guru adalah tiang atau fondasi. Kita berorientasi pada mutu, guru menjadi fokus utama," katanya.

Menurut Fasli, terkait sarana dan prasarana PAUD bisa mencukupi dengan memanfaatkan Balai Desa. Namun, guru yang disiapkan dengan mutu baik juga sangat penting.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto menambahkan, melalui program PAUD Dikmas, turut menyiapkan anak-anak sebagai garda terdepan guna menciptakan sumber daya manusia unggul sejak usia dini.

"Melalui bermain sambil belajar, anak-anak kita didik memiliki karakter dan kejujuran dalam menyiapkan SDM unggul masa depan," pungkasnya. (Bay/H-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More