Selasa 05 November 2019, 22:17 WIB

PSSI Berencana Bangun Soccercamp di Sukabumi

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola
PSSI Berencana Bangun Soccercamp di Sukabumi

MI/Pius Erlangga
ketua Umum PSSi Mochamad Iriawan

 

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana membangun pusta latihan (soccercamp) di Sukabumi, Jawa Barat. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, soccercamp itu akan dijadikan pusat latihan bagi tim nasional (timnas).

Bahkan, Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Peter Tanuri telah menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Cikidang, Sukabumi, sebagai area pembangunan soccercamp.

Bantuan dari FIFA sebesar Rp40 miliar, lanjut Iwan, juga jadi modal bagi PSSI untuk membangun soccercamp tersebut,.

“Sayang kalau kita tidak ambil peluang itu karena Desember mendatang sudah hangus. Karena tadi kita putuskan untuk besok kita akan melihat bagaimana, apakah tanah itu bisa dipakai atau tidak,” ucap Iwan.

“Dipakai atau tidak itu harus dijadikan dulu Soccercamp atau tempat latihan di mana kita akan bangun lapangan-lapangan yang ada di sana,”tambahnya.

Baca juga : Jadi Ketum PSSI, Iwan Bule Tak Perlu Mundur dari Polri

Sementara soal pelatih, dirinya mengaku masih meminta waktu untuk menentukan pengganti pelatih timnas senior, Simon McMenemy.

Sebelumnya, Iwan Bule menyebut kemungkinan ada nama lain yang bisa menjadi pelatih timnas Indonesia selain Luis Milla. Iwan Bule menyebutkan salah satunya adalah mantan pelatih Timnas Korea Selatan, yakni Shin Tae Yong.

“Saya minta waktu lebih dulu untuk mengetahui programnya apa untuk timnas kalau jadi kita akan ambil ya. Jadi, kami harap publik bersabar,” ujar Iwan.

Iwan tak ingin terburu-buru memutuskan lantaran pemilihan pelatih ini akan diproyeksikan hingga 2021.

“Jadi, kalau kita salah pilih kasihan timnasnya,” ucapnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More