Selasa 05 November 2019, 21:45 WIB

Tim Renang Optimistis Raih 4 Emas di SEA Games 2019

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Tim Renang Optimistis Raih 4 Emas di SEA Games 2019

Antara/Sigid Kurniawan
Perenang Trady Fauzi Siidiq berlatih di Pelatnas renang

TIM renang Indonesia percaya diri untuk mendulang prestasi di SEA Games  2019 Filipina. Meski persiapannya dinilai kurang akibat terhambat anggaran dari pemerintah yang terlambat cair, I Gede Siman Sudartawa dkk. yakin bisa mengemas empat emas.

Tim renang pun baru saja menyelesaikan latihan di Kunming, Tiongkok, pada 18-30 Oktober silam.

Menurut Pelatih tim renang, Albert Sutanto, timnya selama di Kunming difokuskan untuk melatih kapasitas paru-paru. Latihan di dataran tinggi Tiongkok ini akan efektif setelah 20-23 hari usai latihan.

“Setelah 23 hari itu akan terlihat ledakannya. Jadi, dari situ kita akan melihat progresnya. Kita juga baru pertama kali mencoba metode ini selama menjalani pelatnas,” tutur Albert, saat ditemui di Stadion Akuatik, Jakarta, Selasa (5/11).

Baca juga : Muaythai Intensif Kirim Atlet Berlatih di Thailand

Teori latihan ini memang saran langsung dari pelatih Sergio Lopez yang kini melatih Siman, Pelatih yang sempat melatih perenang Singapura, Joseph Schooling itu digunakan agar perenang Indonesia bisa mencapai puncak performa saat tampil di SEA Games.

Perihal target empat emas, Albert mengatakan bahwa hal itu sangat realistis. Karena negara-negara pesaing menurutnya tidak menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Ia mencontohkan perenang andalan Vietnam, Nguyen Thi Anh Vien, belum bisa meraih catatan waktu terbaik di tahun ini.

“Kita target medali ada di atlet senior, seperti Siman (50 meter gaya punggung), Gagarin (100 meter gaya dada), Triadi Fauzi Sidik (100 meter gaya bebas), dan satu lagi dari Farrel Tangkas yang saat ini menduduki nomor satu Asia Tenggara di 200 meter gaya punggung,” tutur Albert. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More