Selasa 05 November 2019, 20:04 WIB

GOJEK Uji Coba Operasi di Kuala Lumpur

Antara | Internasional
GOJEK Uji Coba Operasi di Kuala Lumpur

ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ama.
Gojek

 

PEMERINTAH Malaysia bakal melakukan uji coba layanan transportasi sepeda motor online GoJek dan sejenisnya di kawasan Lembah Klang atau Kuala Lumpur pada Januari 2020.   

Menurut Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke mengatakan, pelaksanaan proyek perintis atau proof of concept (POC) akan
berlangsung selama enam bulan sebagai syarat yang ditetapkan Kementerian Transportasi yang bertujuan mengatur layanan transportasi publik dan angkutan barang sepeda motor.

''Kami memberi jaminan layanan bike-hailing akan dikenakan syarat yang setara dengan apa yang ditetapkan layanan e-hailing atau angkutan online roda empat,'' kata Loke Gedung Parlemen Kuala Lumpur, waktu setempat. 

Dia mengungkapkan, Kementerian Transportasi saat ini sedang dalam proses menyusun aturan perundangan dan syarat bagi layanan seperti seperti Dego Ride dan GoJek. ''Mengingat bahwa amandemen undang-undang akan memakan waktu termasuk kebutuhan untuk presentasi dan persetujuan di parlemen, pemerintah telah sepakat bahwa bisnis pengantaran akan tertarik untuk menyediakan proyek percontohan,'' katanya.

Dia menyebutkan, sepanjang pelaksanaan POC mereka boleh membuat persiapan dan pengujian pelaksanaan layanan sepeda motor online.    

''Syarat yang perlu dipatuhi untuk pengendara layanan ini adalah lokasi layanan hanya di sekitar Lembah Klang kecuali jika ada permintaan di kawasan lain. Pengendara harus mempunyai SIM, berumur tidak kurang dari 18 tahun dan hanya membonceng satu orang,'' katanya.

Kementerian Transportasi bersama Badan Pengangkutan Umum Darat (APAD) dan Kantor Pengangkutan Jalan (JPJ) sedang memerinci semua peraturan dan tata cara selain semua persiapan di peringkat berkaitan pelaksanaan POC. (OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More