Selasa 05 November 2019, 19:44 WIB

Pemkab Purwakarta Fokus Bangun Infrastruktur

Reza Sunarya | Nusantara
Pemkab Purwakarta Fokus Bangun Infrastruktur

Ilustrasi
Ilustrasi

 

PEMBANGUNAN infrastruktur masih menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Purwakarta,Jawa Barat. Diantaranya finishing pembangunan jalan dan jembatan Ciherang yang harus rampung akhir November ini.

Kepala Dinas PU, Bina Marga dan pengairan Kabupaten Purwakarta, Budhi Supriyadi mengatakan, pembangunan jalan dan jembatan Ciherang yang menjadi penghubung Parakan Lima dan Sawah Kulon dipastikan rampung akhir bulan ini.

Adapun anggaran yang digunakan dalam pembukaan jalur alternative baru itu mencapai Rp19 miliar. Dengan rincian, anggaran untuk kontruksi jembatan dan pembebasan lahan sebesar Rp15 miliar. Serta, pengerasan dan pembetonan jalan dengan nilai anggaran sebesar Rp4 miliar.

''Pembangunan jalur alternatif ini dilakukan dua tahap. Pertama, pembebasan lahan dan pembangunan jembatan yang dilakukan 2017 lalu dengan menggunakan APBD Provinsi. Kemudian, tahun ini pembangunan jalannya. Untuk panjang jalan yang dibangun sekitar 950 meter dengan lebar 5 meter, termasuk TPT dan drainasenya,'' kata Budhi.

Budi menambahkan, dari catatan yang ada di dinasnya, persentase pembangunan jalan selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sebelumnya, atau sebelum 2008 lalu, Purwakarta memiliki persentase ruas jalan mantap sebesar 62,2 persen atau sepanjang 447 Kilometer dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer.

''Persenate kemantapan jalan ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Hingga akhir 2018 kemarin, jalan mantap di wilayah kami mencapai 84,10 persen,'' jelasnya.

Pihaknya merinci, dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer ini, masing-masing 556,079 kilometer merupakan kategori jalan berlapis aspal. Kemudian, jalan kategori beton mencapai 134,710 kilometer. Lalu, 28,135 kilometer dalam kondisi masih krikil.

''Jadi, sudah tak ada jalan tanah di wilayah kami. Adapun untuk yang krikil, itu masih dalam proses finishing,'' pungkasnya.(OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More