Selasa 05 November 2019, 18:10 WIB

Tiongkok Berjanji Perluas Akses Pasar Tiongkok

Melalusa Susthira K | Internasional
Tiongkok Berjanji Perluas Akses Pasar Tiongkok

AFP
Presiden Tiongkok Xi Jinping (kanan) and Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri)

 

PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping berjanji untuk membuka ekonomi Tiongkok lebih luas karena perdagangan global harus dihilangkan. Hal tersebut disampaikannya saat ia membuka pameran perdagangan impor tahunan Tiongkok yang digelar di Shanghai.

“Komunitas dunia harus terus meruntuhkan penghalang daripada membangun sistem atau praktik penghalang, dengan tegas menentang proteksionisme dan unilateralisme, (dan) terus mengurangi hambatan perdagangan", ujar Xi saat berpidato di depan hadirin, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Selasa (5/11).

 

Baca juga: Trump Tarik AS dari Perjanjian Iklim Paris

 

Namun, pidato Xi tersebut sulit meredakan kritik asing yang menuduh Tiongkok melakukan berbagai langkah proteksionis dan gagal memenuhi janji reformasi.

Pameran ini dihelat ditengah AS dan Tiongkok bekerja untuk merampungkan naskah perjanian perdagangan tahap pertama yang diumumkan bulan lalu. Namun, Xi dalam pidato sambutannya enggan menyinggung perang tarif antara Tiongkok dan AS.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan pembicaraan pada puncak konfrontasi perdagangan tahun lalu ketika Xi menyinggung pemerintahan Trump. Meski tak secara khusus menyebutkan AS, Xi mengutuk proteksionisme, isolasionisme dan hukum rimba yang diterapkan AS.

Berbicara setelah Xi, Macron mengeluh bahwa perang dagang AS-Tiongkok hanya akan menciptakan kegagalan dan membebani pertumbuhan global. Macron berharap kedua raksasa ekonomi dunia tersebut dapat mencapai kesepakatan yang juga akan menjaga kepentingan mitra dagang lainnya, yang dimulai dengan Uni Eropa (UE).

Tanpa secara langsung menyebut Presiden AS Donald Trump, Macron mengecam tindakan sepihak, pemberlakuan tarif sebagai senjata, dan prinsip survival of the fittest yang dimainkan Trump. Di sisi yang lain, pemimpin Prancis itu juga mengatakan pembukaan pasar Tiongkok harus dipercepat dan dibuat lebih transparan.

Xi mengatakan kepada para delegasi bahwa ia berharap kesepakatan perdagangan regional yang diusulkan Tiongkok yakni Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dapat segera disahkan. Ia mengatakan Tiongkok akan senang untuk dapat mencapai perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara lain. Xi menyebut para pejabatnya juga akan mempercepat negosiasi perjanjian investasi dengan Uni Eropa, serta pakta perdagangan dengan Jepang dan Korea Selatan.

"Saya berharap perjanjian itu akan ditandatangani dan mulai berlaku pada tanggal awal," ungkap Xi di Shanghai. (AFP/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More