Selasa 05 November 2019, 16:55 WIB

Uji Coba Kerja 4 Hari, Produktivitas Microsoft Jepang Melejit

Suryani Wandari Putri | Weekend
Uji Coba Kerja 4 Hari, Produktivitas Microsoft Jepang Melejit

AFP
ilustrasi kantor Microsoft

SETELAH satu bulan bereksperimen menerapkan 4 hari kerja dalam seminggu, Microsoft Jepang mengungkapkan peningkatan 40% penjualan per karyawan. Angka itu mengalami peningkatan dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu.

Bertajuk 'Work-Life Choice Challenge Musim Panas 2019', para atasan melihat karyawan mereka selalu bekerja sepanjang hari. Mereka pun memutuskan untuk mempersingkat waktu kerja di hari Jumat selama bulan Agustus tanpa mengurangi gaji. Mereka mempersingkat pertemuan hingga maksimum 30 menit dan mendorong obrolan daring dibandingkan tatap muka.

Di antara pekerja yang disurvei terkait program ini, 92% menyatakan senang bekerja 4 hari. Berdasarkan survei itu sebanyak 96,5% tidak ada pengaruh pada kerjaan dengan perubahan itu, namun ada perubahan dari faktor kehidupan, dimana perubahan mencapai 97,1%.

Dilansir dari time.com, Jepang tengah berjuang menurunkan beberapa jam kerja terpanjang di dunia, guna mengurangi tenaga kerja dan karyawan menua dengan cepat. Langkah ini pun mendapatkan dorongan dari Perdana Menteri Shinzo Abe, untuk membuat tempat kerja lebih fleksibel dan mengurangi kerja lembur, program ini pun telah menarik beragam ulasan.

Menurut laporan itu, uji coba di musim panas juga memotong biaya di Microsoft Jepang. Salah satu pengurangan biaya ialah di sektor listrik yang turun hingga 23%, dan 59% lebih sedikit halaman yang dicetak jika dibandingkan dengan Agustus 2018.

Namun beberapa manajer Microsoft Jepang masih tidak memahami perubahan dalam gaya kerja yang baik dan beberapa karyawan menyatakan kekhawatiran, minggu kerja yang lebih pendek akan mengganggu klien.

Microsoft Jepang berencana mengadakan tantangan kerja serupa di periode lain di musim dingin. Karyawan tidak akan mendapatkan hari libur yang dibayar khusus, tetapi akan didorong untuk mengambil cuti dengan inisiatif mereka sendiri dengan cara yang lebih fleksibel dan lebih cerdas. (M-3)

Baca juga : Wujudkan Kedai Bubur Ayam Pak Eko
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More