Selasa 05 November 2019, 11:21 WIB

Lindsay Hoyle Terpilih sebagai Ketua DPR Inggris

Melalusa Susthira K | Internasional
Lindsay Hoyle Terpilih sebagai Ketua DPR Inggris

AFP/Jessica Taylor
Lindsay Hoyle

 

ANGGOTA parlemen Inggris memilih Lindsay Hoyle sebagai Ketua DPR atau House of Commons, Senin (4/11). Hoyle dipilih sebagai Ketua DPR Inggris menggantikan John Bercow yang mengundurkan diri pekan lalu.

Hoyle merupakan anggota parlemen dari Partai Buruh selama 22 tahun dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Inggris sejak 2010. Hoyle berhasil mengalahkan 6 pesaing lainnya dengan memenangkan dukungan 325 suara dari 540 anggota parlemen.

Hoyle disebut menjadi kandidat favorit dalam pemungutan suara penentuan Ketua DPR Inggris. Ia memenangkan tiga putaran pertama pemungutan suara bahkan mampu menyingkirkan Harriet Harman yang menjadi anggota parlemen perempuan terlama di House of Commons yang juga dari Partai Buruh. Namun, Hoyle selalu gagal memenuhi dukungan suara mayoritas absolut yang disyaratkan.

Akhirnya, di putaran keempat atau terakhir pemungutan suara saat dirinya dihadapkan dengan sesama anggota parlemen dari Partai Buruh Chris Bryant, Hoyle berhasil meraih dukungan 60% suara anggota parlemen.

"Ini tantangan di depan saya dan House of Commons," ujar Hoyle kepada anggota parlemen setelah pemungutan suara.

"Kita harus memastikan bahwa kesuraman ini sudah diperbaiki," tambah Hoyle merujuk pada ketegangan di House of Commons yang sebagian besar karena Brexit.

Baca juga:DPR Inggris akan Tolak Trump Pidato di Depan Westminster Hall

Menanggapi terpilihnya Hoyle sebagai ketua DPR baru, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyambut baik dan telah lama mengamati Hoyle memiliki banyak kualitas baik.

"Saya percaya Anda juga akan membawa kebaikan dan kelayakan. Dengan demikian membantu menyatukan kami sebagai parlemen dan demokrasi," ujar Johnson setelah Hoyle resmi terpilih.

Sebelumnya pada Kamis (31/10), Bercow mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR sejak menjabat pada 2009. Ia disebut membuat berang Partai Konservatif dengan serangkaian keputusannya yang dilihat sebagai upaya untuk menghalangi Brexit. (afp/bbc/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More