Selasa 05 November 2019, 05:50 WIB

Pengerjaan Konstruksi Dominasi Pengadaan Barang

(S-3) | Ekonomi
Pengerjaan Konstruksi Dominasi Pengadaan Barang

MI/Adam Dwi
Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Roni Dwi Susanto

 

ANGGARAN belanja pengadaan barang/jasa pemerintah 2019 sebesar Rp1.133 triliun atau 52% dari APBN/APBD. Belanja terbesar terdapat pada pengerjaan konstruksi.

"Belanja pengerjaan konstruksi sebesar Rp232 triliun atau sebesar 40% dari keseluruhan pengadaan barang/jasa. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang terbesar menyerap pengerjaan konstruksi," ujar Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Roni Dwi Susanto di Jakarta, kemarin.

Lebih rinci, rencana paket pengadaan pada 2019 untuk barang sekitar Rp156 triliun, konsultasi Rp15 triliun, dan jasa lain Rp56 triliun.

Dari Rp1.133 triliun, sebanyak 97.998 paket tender dengan nilai Rp265 triliun sudah ditransaksikan melalui e-tendering dan 314 ribu paket dengan nilai Rp54 triliun ditransaksikan melalui belanja langsung (e-purchasing) lewat katalog elektronik. Sisanya dilakukan melalui skema pengadaan yang belum terakomodasi lewat sistem elektronik.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pengadaan memiliki peran penting dalam pembangunan nasional untuk peningkatan pelayanan publik, pengembangan perekonomian daerah dan nasional, berkontribusi dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri, peningkatan peran UMKM, dan pengadaan berkelanjutan. (S-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More