Senin 04 November 2019, 18:59 WIB

Menpora Janji Sisa Anggaran Pelatnas SEA Games 2019 Segera Cair

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Menpora Janji Sisa Anggaran Pelatnas SEA Games 2019 Segera Cair

Antara/Idnrianto Eko Suwarso
Menpora Zainudin Amali saa meninjau pelatnas angkat besi

MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memastikan seluruh dana persiapan SEA Games 2019 yang berhak diterima cabang olahraga yang menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) akan segera cair,

Ia menegaskan, saat ini proses penganggaran dana sebesar 30% dari sisia dana pelatnas itu sudah selesai dilakukan.

"Sudah selesai semuanya, tapi masih diproses. Saya jamin sampai para cabor berangkat tak akan ada keluhan soal itu," tutur Zainudin, Senin (4/11).

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Dewa S. Broto menjelaskan.pencairan anggaran tahap kedua untuk cabor masih dalam tahap proses.

"Masih terus on going ya, karena kadang-kadang cabor juga terlambat menyampaikan proposalnya," ujar Gatot kepada Media Indonesia.

Baca juga : Pertajam Teknik di Sisa Waktu

Sebelumnya, beberapa cabor, seperti angkat besi, wushu, dan senam mengeluhkan soal anggaran tahap kedua sebanyak 30% dari pemerintah yang masih belum turun.

Telatnya anggaran juga menghambat jalannya pelatnas, terutama untuk membayar akomodasi atlet, honor atlet, dan pelatih.

Manajer timnas wushu, Iwan Kwok, bahkan telah meminta pencairan dana tersebut sejak Juni silam. Namun belum tuntas hingga saat ini.

Selain itu, Gatot memastikan bahwa pemerintah sudah merevisi anggaran yang awalnya Rp47 miliar untuk SEA Games 2019 telah dipastikan akan bertambah.

Gatot menegaskan jika naiknya anggaran sudah mendekati revisi anggaran yang diminta, yakni Rp64 miliar. Menurutnya, kenaikan anggaran tersebut  untuk mengakomodasi semua cabor di Filipina.

"Aman kok, jarak besarnya anggaran itu sudah diperkecil pokoknya jarak itu sudah tertutup, sudah terpenuhi," ujar Gatot.

"Cuma Rp64 miliar itu perlu diverifikasi dahulu. Apakah dibutuhkan semuanya, kan butuh verifikasi dulu," tambahnya. (ykb)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More