Senin 04 November 2019, 08:19 WIB

Ratusan Sekolah di Indonesia Dukung Hidup Sehat di Sekolah

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Ratusan Sekolah di Indonesia Dukung Hidup Sehat di Sekolah

MI/ Amiruddin Abdullah Reubee
Anak-anak Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Sigli, Kabupaten Pidie mencuci tangan sebelum makan di kantin sehat yang ada di komplek sekolah.

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) bersama Southeast Asian Ministers of Education Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO - RECFON) memberikan penghargaan kepada sekolah yang telah berhasil meningkatkan gizi dan kesehatan di lingkungan sekolah dalam kegiatan bertajuk Nutrition Goes To School (NGTS).

"Kami harapkan bapak atau ibu, baik yang sudah juara maupun yang finalis mudah-mudahan tidak berhenti di sini dan terus mencari kesempatan untuk mempresentasikan di tingkat regional, bahkan ke tingkat internasional," kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Poppy Dewi Puspitawati dalam pernyataan resmi diterima Media Indonesia, Senin (4/11).

Penerima penghargaan terdiri dari tiga kategori yakni Kategori SD, Juara I SD Negeri 1 Motoboi Kecil, Juara II SD Negeri Gunung Sitoli, Juara III SD Negeri Mejayan 1. Kategori SMP dan SMA yakni Juara I SMP Negeri 1 Sidoarjo, Juara II SMA Negeri 1 Pati, Juara III SMP Negeri 7 Bojonegoro. Sedangkan pada Kategori SMK, Juara I SMK Tunas Harapan Pati, Juara II SMK Wikrama Bogor, dan Juara 3 SMK Negeri 5 Banjarmasin.

"Sebanyak 253 guru dari 84 sekolah di tingkat SD hingga SMA/SMK dan sederajat telah berpartisipasi di tingkat kabupaten dan provinsi. Kemudian keseluruhan tim di seleksi menjadi 30 finalis sekolah yang berasal dari 27 kabupaten di 12 provinsi di Indonesia," terang Direktur SEAMEO – RECFON, Muctarrudin Mansyur.

Berdasarkan komponen tersebut SEAMEO-RECFON mengadakan survei secara langsung. Data yang didapatkan yaitu sebanyak 791 sekolah di seluruh Indonesia dan 77.8% dari sekolah sebenarnya sudah siap untuk dapat melaksanakan kegiatan ini. Sebanyak 30 finalis dari tingkat SD hingga SMA/SMK sederajat telah berpartisipasi mengirimkan kisah program gizi untuk prestasi yang telah diimplementasikan di sekolahnya masing-masing.

"Harapannya, 30 terbaik itu dijadikan buku dan disebarkan. Jadi ada contoh, sehingga dapat dimasukkan ke Rumah Belajar, jadi tidak hanya cetak," pungkas Poppy.

Nutrition Goes To School (NGTS) merupakan kegiatan untuk mendukung para siswa melalui berbagai aktivitas yang terintegrasi dalam mencapai siswa yang aktif, bergizi baik, dan cerdas. Komponen kegiatan Gizi untuk Prestasi meliputi peningkatan kompetensi guru di bidang gizi dan kesehatan melalui pelatihan daring dan tatap muka, kebun gizi, kantin sehat, aktivitas fisik, sanitasi dan hygiene melalui kegiatan cuci tangan dan sikat gigi, serta perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk tidak merokok.

Pada kesempatan yang berbeda, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi mengatakan pentingnya peran aktif sekolah dalam mengutamakan gizi anak saat di sekolah, khususnya memperhatikan kondisi makanan di kantin sekolah.

baca juga: Lima Langkah Mudah Jaga Kesehatan Keluarga

"Karena ini terkait dengan gizi, maka saya minta untuk berpartisipasi dalam rangka memperbaiki gizi sehat di kantin sekolah. Hidup sehat di sekolah dan ini sudah jalan empat tahun ini," pungkas Didik. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More