Senin 04 November 2019, 09:40 WIB

NasDem Fokus Pilkada 2020

Putra Ananda | Politik dan Hukum
NasDem Fokus Pilkada 2020

MI/MOHAMAD IRFAN
Wakil Ketua OC Bidang PR Kongres 2 NasDem Lathifa Al Anshori.

 

PARTAI NasDem bakal membahas peta politik Pilkada 2020 di Kongres Nasional keduanya. Kongres akan berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, 8-11 November 2019.

Wakil Ketua OC Bidang PR Kongres 2 NasDem, Lathifa Al Anshori, mengatakan pembahasan Pilkada 2020 akan menjadi topik panas dalam kongres tersebut. Terlebih, pendaftaran untuk calon-calon kepala daerah sudah dibuka. "Kita bahas pemilu yang paling dekat, yaitu 2020. Itu pendaftarannya sudah dibuka," kata Lathifa.

Tak hanya itu, Kongres NasDem juga akan membahas target pilpres di tahun 2024. Partai besutan Surya Paloh ini bertekad menjadi partai nomor satu di pilpres mendatang.

"Yang jelas kongres ini membicarakan agenda partai NasDem ke depan di tahun 2024. Perencenaan pemenangan di 2024," ungkapnya.

Kendati begitu, bukan berarti kongres akan membahas sosok yang akan didukung NasDem kelak. Latifha menyebut membahas aktor untuk Pilpres 2024 masih terlalu dini.

"Mungkin kalau untuk siapa yang akan didukung belum, ya. Itu masih lima atau empat tahun lagi. Kita bahas pemilu yang dekat dulu, Pilkada 2020," ujar dia.

Dalam Kongres NasDem itu, Gubernur DKI Anies Baswedan akan diundang. Demikian juga dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

 

Bertemu PAN

Ketua umum Partai NasDem Surya Paloh dijawalkan akan melakukan bertemu dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada akhir November 2019. Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan pertemuan tersebut dilakukan setelah NasDem menggelar kongres.

"Dengan PAN, kita akan ada pertemuan, mungkin akhir November. Saya sudah berkomunikasi dengan Mas Eddy Soeparno (Sekretaris Jenderal PAN)," kata Willy.

Tak hanya dengan PAN, NasDem juga berencana untuk bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, Willy belum bisa menyebutkan kapan hal itu akan dilakukan. "Dengan Demokrat insya Allah, tapi masih dilihat waktunya. Saat ini masih agenda," kata dia.

Sebelumnya, Surya Paloh menemui Presiden PKS Sohibul Iman, Rabu, 30 Oktober 2019. Pertemuan itu menelurkan tiga poin kesepahaman. Pertama, kedua partai saling menghormati pilihan politik masing-masing. Kedua partai siap bekerja bersama di luar dan dalam pemerintahan buat kepentingan bangsa.

Kedua, NasDem dan PKS senantiasa menjaga kedaulatan NKRI dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Aksi radikalisme yang ingin menghancurkan NKRI tak akan dibiarkan.

Kesepahaman terakhir, kedua partai menyadari takdir sosiologis dan historis bangsa ialah warisan sejarah kerja sama para pendiri bangsa. Ada peran besar kelompok nasionalis yang memuliakan nilai agama dengan kelompok Islam yang memegang teguh kebangsaan. (P-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More