Senin 04 November 2019, 04:40 WIB

Pertajam Teknik di Sisa Waktu

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Pertajam Teknik di Sisa Waktu

ANTARA FOTO/INASGOC/Akbar Nugroho Gumay
Atlet wushu Cina Guoshun Shen (kanan) bertanding melawan atlet wushu Indonesia Yusuf Widiyanto (kiri) dalam partai semifinal Sanda Putra 56

JELANG SEA Games 2019 yang akan digelar pada akhir bulan ini di Filipina, para pewushu Indonesia tengah fokus untuk mempertajam teknik bertarung. Latihan fisik sudah tidak lagi dilakukan karena yang harus difokuskan ialah cara mengantisipasi langkah lawan saat tampil di Filipina nanti.

"Di sisa waktu yang sudah mepet gini, kan fisik sudah, mental sudah, tinggal kita jaga teknik dan mungkin harus lebih banyak uji tanding. Tujuannya supaya bisa mengantisipasi lawan sebelum bertanding dan meraih kemenangan saat bertarung," tutur atlet wushu Yusuf Widiyanto kepada Media Indonesia, kemarin.

Yusuf yang akan tampil di kelas 56 kg putra di SEA Games mengatakan uji tanding terus dilakukan selama dirinya dan rekan-rekannya yang lain latihan di Tiongkok.

Di 'Negeri Tirai Bambu' juga cukup banyak atlet lokal yang bisa diajak berlatih.

Upaya yang dilakukan Yusuf juga diharapkan menjadi cara untuk bisa mengungguli pewushu Vietnam dan Filipina yang dinilai sangat berpengalaman.

"Atlet wushu kedua negara tersebut punya permainan yang lebih bagus. Mereka juga mengandalkan atlet lama. Laos juga cukup berbahaya karena menggunakan atlet baru dan lama," ucap Yusuf yang mengaku telah mencermati teknik lawan lewat rekaman video.

Manajer tim wushu Indonesia Iwan Kwok mengatakan atlet-atletnya di Tiongkok tidak hanya dalam rangka latihan. Mereka yang sudah berada di sana sejak bulan lalu sebelumnya juga mengikuti Kejuaraan Dunia Wushu 2019.

Ajang tersebut, menurut Iwan, menjadi uji coba sebelum berangkat ke Filipina.

"Kejuaraan dunia ialah uji coba meski kejuaraannya lebih besar daripada SEA Games. Kompetisi itu menjadi tempat evaluasi agar kita bisa melihat peta kekuatan tim lawan di Filipina," terang Iwan.

Menurutnya, telah ada peningkatan performa yang diperlihatkan Yusuf dan pewushu lainnya saat tampil di kejuaraan dunia.

"Mereka telah memperlihatkan kemajuan yang signifikan. Jadi, kita bisa hitung prospek SEA Games nanti," sambung dia.

Menang di AS

Pasangan tenis ganda putri Indonesia Beatrice Gumulya/Jessy Rompies sukses menjuarai ajang W80 Tyler di Amerika Serikat setelah menang di partai final dari Hsu Chieh Yu (Taiwan)/Marcela Zacarias (Meksiko).

Beatrice/Jessy mendulang kemenangan tanpa kesulitan berarti dengan skor 6-2 dan 6-3, kemarin.

Menurut Ketua Umum Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Rildo Ananda Anwar, kemenangan Beatrice/Jessie menambah keyakinannya bahwa tim tenis Indonesia bisa meraih target medali emas di SEA Games.

"Lebih yakin lagi kita sekarang. Apa yang saya perkirakan dua medali emas bisa terwujud melalui Beatrice/Jessie dan Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi," ujar Rildo kepada Media Indonesia.

Kemenangan Betarice/Jessie, menurut Rildo, juga membuat persaingan di program pemusatan latihan nasional semakin memanas, khususnya di sektor putri.

"Junior-juniornya mulai mulai mendekati mereka (senior). Itu salah satu faktor yang memacu keduanya (Beatrice/Jessy) untuk tampil maksimal di kejuaraan," ujar Rildo. (Ykb/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More