Minggu 03 November 2019, 20:30 WIB

Yusuf Widiyanto Mantapkan Teknik Demi Bawa Emas Wushu

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Yusuf Widiyanto Mantapkan Teknik Demi Bawa Emas Wushu

ANTARA
Atlet wushu di nomor sanda, Yusuf Widiyanto

PERAIH medali perunggu Asian Games 2018 wushu di nomor sanda, Yusuf Widiyanto, kini tengah mengikuti latihan di Zhengzhou, Henan. Demi tampil apik di SEA Games 2019 Filipina, pewushu sanda di kelas 56 kg putra itu tengah dalam masa persiapan umum agar bisa memperbaiki teknik bertarungnya.

"Di sini (Zhengzhou) sparring partner-nya banyak, karena atlet-atlet Tiongkok di sini belum ada kejuaraan lagi jadi kami mantapkan lagi teknik pukulan dan tendangan," tutur Yusuf kepada Media Indonesia, Minggu (3/11).

Sebelumnya, Yusuf dkk berlatih di Xi'an bersama Timnas Wushu Tiongkok. Di Xi'an, mereka memfokuskan persiapan khusus, yakni untuk latihan uji tanding.

"Kalau di sisa waktu yang sudah mepet gini kan teknik sudah, mental sudah, tinggal kita jaga teknik itu dan mungkin harus lebih banyak sparring," tuturnya.


Baca juga: Jelang SEA Games 2019, Wushu Harap Pemerintah segera Cairkan Dana


Ia pun mengaku akan mewaspadai pewushu asal Vietnam dan tim tuan rumah Filipina. Pasalnya, kedua negara tersebut akan menggunakan pewushu berpengalaman.

"Kedua negara tersebut lebih condong karena punya permainan yang lebih bagus, mereka juga mengandalkan atlet lama. Laos juga cukup berbahaya karna menggunakan atlet baru dan lama," ucapnya.

Tak hanya berlatih fisik, Yusuf pun terus mencermati calon lawannya melalui video. Hal itu dilakukan agar Yusuf bisa mengetahui teknik lawan sehingga saat bertanding sudah mengetahui langkah lawannya.

"Supaya kita bisa mengantisipasi lawan sebelum bertanding dan meraih kemenangan saat bertarung," ucapnya.

Yusuf sendiri harus puas berada di enam besar saat mengikuti Kejuaraan Dunia Wushu 2019. di Tiongkok, Oktober silam. Dia harus mengakui keunggulan tim tuan rumah yang sanggup mengalahkan dirinya. (OL-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More