Minggu 03 November 2019, 10:30 WIB

BNPB Serahkan 10 Unit Pompa Air kepada Pemprov Riau

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
BNPB Serahkan 10 Unit Pompa Air kepada Pemprov Riau

DOk. BNPB
BNPB menyerahkan 10 unit pompa air untuk membantu persoalan karhutla pada Pemprov Riau

 

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan berupa 10 unit pompa air kepada Pemerintah Provinsi Riau dengan kapasitas mesin yang mampu mendorong air melalui rangkaian selang hingga sepanjang 10 kilometer.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Utama BNPB Harmensyah kepada Gubernur Riau Syamsuar dan disaksikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger.

Bantuan tersebut diharapkan dapat melengkapi kebutuhan operasional lapangan dan mampu meningkatkan performa Pemerintah Provinsi Riau dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya melalui penerapan metode pencegahan dengan mengembalikan hakikat gambut sebagai vegetasi basah. Selain itu, dapat memaksimalkan operasi pemadaman darat saat tanggap darurat.

"Alat ini bisa dipakai untuk operasi pencegahan karhutla dengan mengisi kanal, canal block atau sekat kanal hingga embung. Jadi kita bisa jamin gambut bisa basah. Kan, namanya rawa gambut, hakikatnya gambut itu basah. Jadi harus basah. Selain itu pompa ini juga bisa untuk operasi pemadaman darat," kata Sekretaris Utama BNPB Harmensyah dalam siaran pers yang diterima, Minggu (3/11).

Baca juga: Gelar Perkara 6 Perusahaan Pembakar Lahan di Riau Hari Ini

Gubernur Provinsi Riau Syamsuar mengucapkan terima kasih atas bantuan dan berharap seluruh anggota BPBD di lingkup administrasi Provinsi Riau dapat mengoptimalkan penggunaan pompa sebagai penguatan prabencana maupun tanggap darurat.

"Terima kasih kepada BNPB. Saya berharap alat ini bisa membantu rekan-rekan BPBD se-Provinsi Riau dalam mengoptimalkan operasi pencegahan maupun tanggap darurat bencana karhutla," ungkap Syamsuar.

Sebagai informasi, mesin pompa ini menggunakan teknologi transisi 4 langkah dengan sistem injeksi berbahan bakar bensin dan memiliki kapasitas setara 75 tenaga kuda, sehingga pompa ini mampu menyemprotkan air melalui rangkaian selang hingga 10 km.

Pompa dengan tipe NP-20/100, sentrifugal, konsol, dua langkah ini memiliki dimensi panjang 1300 mm, lebar 780 mm dan tinggi 930 mm serta berat kering mencapai 215 kilogram. Pompa ini dioperasikan secara portable dan dapat ditarik menggunakan mobil 4x4 dengan mengaitkan trailer empat roda yang mampu menahan beban maksimal hingga 2 ton.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More