Minggu 03 November 2019, 09:40 WIB

Kementan Kembangkan Komoditas Pangan Unggulan Daerah

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Kementan Kembangkan Komoditas Pangan Unggulan Daerah

Dok. Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama tamu undangan memetik buah kakao di sebuah kebun di Angantan, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggar

 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan terus mendorong pengembangan komoditas pangan lokal yang menjadi unggulan bagi daerah-daerah di Tanah Air.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Agung Hendriadi, saat menghadiri perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 di Sulawesi Tenggara.

Dia mengungkapkan, terdapat banyak sumber pangan potensial yang selama ini belum digarap secara maksimal. Salah satunya ialah sagu.

"Kita memiliki lahan sagu lebih dari 5,5 juta hektare yang tersebar di berbagai provinsi. Lahan sagu kita merupakan yang terbesar di dunia. Komoditas ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan," kata Agung kepada Media Indonesia, kemarin.

Dengan potensi tersebut, sagu dapat menjadi sumber karbohidrat alternatif. Di sisi lain, ketimbang beras, sagu mampu memproduksi lebih banyak energi dan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan bebas gluten.

Selain itu, BKP juga telah menjalankan program Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) di 10 provinsi. Di samping sagu, komoditas yang dikembangkan antara lain jagung dan ubi kayu.

"Tahun depan, PIPL akan terus dioptimalkan di beberapa wilayah lain. Sumber pangan lokal harus bisa menjadi kekuatan bagi tiap-tiap daerah di Indonesia," tuturnya.

Seperti diketahui, puncak pelaksanaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 digelar di Desa Pudambu, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada 2 November 2019.  

Jajaran TNI dan Kepolisian Provinsi Sultra telah memberi garansi bagi terselenggaranya pelaksanaan HPS ke-39 tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Polda Sultra Brigjen Merdisyam dan Komandan Korem 143/Haluoleo Kolonel Inf Yustinus Nono Yuliono saat menghadiri rapat pemantapan kesiapan HPS.

Rapat tersebut dipimpin Gubernur Sultra Ali Mazi dan Wagub Sultra Lukman Abunawas, dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Sultra Ny Agista Ariani Ali Mazi, Plt Sekda LM Mustari bersama para pejabat Forkopimda Sultra, seluruh bupati dan wali kota, serta unsur dari Kementan.   

Menurut Kapolda, kesiapan pengamanan para tamu, baik peserta HPS dari seluruh provinsi di Tanah Air, termasuk para tamu diplomat dari beberapa negara sahabat sudah matang.

Dia mengatakan, pihaknya mengerahkan seluruh personel untuk membantu dan mendukung kelancaran kegiatan HPS yang akan berlangsung pada 2-5 November 2019. (Pra/Ant/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More