Minggu 03 November 2019, 08:40 WIB

Jokowi Bawa Isu Strategic Trust

Nur Aivanni | Politik dan Hukum
Jokowi Bawa Isu Strategic Trust

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (ketiga dari kanan) bersama kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara ASEAN menunjukkan jersey.

 

PRESIDEN Joko Widodo bertolak ke Thailand, Sabtu (2/11), untuk menghadiri rangkaian acara KTT ke-35 ASEAN di Bangkok, Thailand. Dalam kaitan itu, Indonesia mengusung isu, salah satunya, ialah ajakan bagi negara anggota ASEAN untuk membangun infrastruktur yang berkaitan dengan konsep konektivitas dan Indo-Pasifik. 

Dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI-AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 09.40 WIB. Sejumlah pejabat negara mendampingi Presiden, termasuk Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Staf Khusus Presiden M Fadjroel Rachman.

Di Bangkok, Thailand, Presiden diagendakan menghadiri rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 ASEAN dan KTT terkait lainnya yang digelar 2 hingga 4 November 2019. KTT ke-35 ASEAN mengusung tema Advancing partnership for sustainability hendak memastikan kemitraan negara anggota ASEAN dan negara lainnya bagi keberlanjutan kemajuan di kawasan. Dalam momentum itu Jokowi dan pemimpin ASEAN juga melakukan pertemuan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membahas kerja sama ASEAN-FIFA.

Sebelumnya, Kepala Negara menjelaskan, dalam KTT ASEAN, Indonesia akan mengajak seluruh anggota ASEAN untuk bersama membangun infrastruktur berkaitan dengan konsep Indo-Pasifik sehingga memberikan dampak ekonomi yang baik kepada ASEAN. "Dengan konektivitas yang baik, daya saing dari produk-produk yang diproduksi negara-negara ASEAN menjadi lebih kompetitif," ujar Presiden.   

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, menjelaskan, selain isu utama tentang kerja sama pembangunan infrastruktur dan konektivitas di kawasan, isu lain yang akan disampaikan Presiden ialah upaya mempertebal strategic trust (rasa saling percaya) di antara anggota ASEAN. 

Adapun Menko Polhukam Mahfud MD dalam forum Dewan Masyarakat Politik dan Keamanan ASEAN di KTT yang sama menyatakan ASEAN perlu mengembangkan dan meningkatkan mekanisme pemantauan keamanan komprehensif. (Nur/Ant/X-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More