Jumat 01 November 2019, 22:48 WIB

Music Tourism Formula Baru Angkat Pariwisata Indonesia

Retno Hemawati | Weekend
Music Tourism Formula Baru Angkat Pariwisata Indonesia

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia
Pertemuan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

PARIWISATA Indonesia kini dikelola makin serius dan sungguh-sungguh di era Kabinet Indonesia Maju. Duet Wishnutama dan Angela Tanoesoedibjo adalah kolaborasi apik memastikan Indonesia makin atraktif menggaet wisatawan Mancanegara.

Menciptakan iklim pariwisata yang  kompetitif membutuhkan strategi komprehensif, melibatkan lintas departemen dan sektor. Harus ada kesamaan visi dan keterpaduan gerak memastikan keunggulan dan daya tarik wisata bisa ‘’dijual” dan mendatangkan devisa bagi negara. 

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) meyakini kemampuan duet Wishnutama dan Angela mampu menggerakkan semua potensi pariwisata salah satunya music tourism. Indonesia bisa menjadi destinasi showbiz, memadukan kekayaan budaya, keanekaragaman seni dan kearifan lokal. 

Dalam perbincangan bersama Menparekraf Wishnutama dan Wamen Angela Tanoesudibjo, ada berbagai gebrakan yang sedang disiapkan terutama terkait ekosistem dan kesiapan infrastruktur event bertaraf internasional. Termasuk bagaimana memaksimalkan music tourism yang belum tergarap dengan baik.

Menparekekraf pun langsung menyambut baik event musik yang akan digelar Anak Bangsa Juara dan Rajawali Indonesia  yakni Sunset Bali Music Festival, Bali 6-7 Desember 2019 yang menampilkan musisi legendaris UB40 ft Ali Campbell & Astro didampingi penyanyi tanah air seperti KLA Project, Tulus, Andre Hehanussa, Navicula, Steven and Coconuttreez, Shaggydog, The Hydrant dll. Event ini tidak terlepas dari agenda “Great Bali Xperience” yang digagas Bali Tourism Board dan MASATA. “Saya dan Ibu Wamen siap hadir. Acara ini keren dan salah satu bentuk atraksi showbiz tourism yang akan digalakkan,” kata Wishnutama. (M-4)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More