Jumat 01 November 2019, 19:03 WIB

Ganti Istilah Radikalisme, Komisi III Diskusi dengan Ahli Bahasa

Adin Azhar | Politik dan Hukum
Ganti Istilah Radikalisme, Komisi III Diskusi dengan Ahli Bahasa

Dok MI
Wakil Ketua Komisi III Sufmi Dasco

 

KOMISI III DPR menanggapi usulan Presiden Joko Widodo tentang perubahan istilah radikalisme menjadi manipulator agama.

Wakil Ketua Komisi III Sufmi Dasco bilang pihaknya berpikir untuk mendiskusikan hal ini. "Kita juga di Komisi III kan lagi coba berkoordinasi dengan ahli bahasa sebenarnya, apa kata yang tepat. Karena itu kan penjabarannya juga rumit," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (1/11).

Dirinya belum bisa berkomentar lebih jauh mengenai hal ini. Namun Dasco mengaku sudah mendengar wacana itu dari Presiden Jokowi.

Presiden menyinggung perubahan atas istilah ini, saat mengungkapkan komitmennya tentang pemberantasan radikalisme. Jokowi meminta Menko Polhukam Mahfud MD untuk mengoordinasikan penanggulangan.

Baca juga: BNPT: Masalah Ideologi tidak Bisa Dilihat dari Tata Busana

Jokowi mengungkap radikalisme melalui istilah lain, yakni manipulator agama. Menurut Jokowi, diksi manipulator lebih pas terhadap istilah radikalisme. (Medcom.id/X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More