Jumat 01 November 2019, 16:15 WIB

Trans-Jakarta Kecam Pemotor yang Terobos Jalur dan Lawan Arah

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Trans-Jakarta Kecam Pemotor yang Terobos Jalur dan Lawan Arah

MI/SASKIA ANINDYA PUTRI
Sejumlah pengemudi sepeda motor masuk ke jalur bus Trans-Jakarta di Pasar Rumput

 

PT Trans-Jakarta menyayangkan aksi pemotor yang tidak hanya menerobos masuk ke jalur bus Trans-Jakarta tetapi juga melawan arah lajur kendaraan.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Trans-Jakarta Nadia Diposanjoyo mengimbau seluruh pemotor untuk berempati dan disiplin demi keselamatan diri dan kesejahteraan sesama pramudi.

Hal itu menanggapi terjadinya kecelakaan yang melibatkan pemotor yang melawan arus dan masuk ke jalur bus TransJakarta.

Tabrakan tidak terhindarkan karena kondisi motor yang mengebut sementara bus Trans-Jakarta segera mengerem.

Kecelakaan terjadi pada Jumat (1/11) pagi pukul 08.40 WIB di jalur bus antara Halte Jelambar dan Halte Harmoni pada koridor 8 rute Lebak Bulus-Harmoni.

Baca juga: Polda Jakbar Janji Pastikan Jalur Trans-Jakarta Steril

Kondisi bus rusak di bagian bemper depan sebelah kanan karena ditabrak motor. Sementara motor ringsek bagian depan akibat menabrak bemper dalam kecepatan tinggi hingga masuk ke kolong bus. Pengemudi motor selamat karena melompat saat kecelakaan.

"Kami menyayangkan sekaligus mengecam tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan pemotor melawan arah masuk jalur busway ataupun masuk jalur busway. Tindakan yang terjadi hari ini mengakibatkan rusaknya kendaraan miliknya sendiri, luka pada tubuhnya, serta timbulnya sanksi bagi pramudi bus yang tidak bisa bekerja pada hari ini dan kerugian material lain berupa sanksi tidak beroperasi," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/11).

Para pemotor diminta selalu disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas, karena hal itu demi kebaikan semua pihak.

Terjadinya kecelakaan pemotor tertabrak bus Trans-Jakarta akibat pemotor itu sendiri yang menerobos serta melawan arah di jalur bus membuat kerugian dialami berbagai pihak mulai dari Trans-Jakarta yang harus memperbaiki bus akibat penabrakan, pelanggan yang perjalanannya tertunda, serta pelanggan lainnya yang terdampak akibat adanya gangguan pada jalur.

"Akibat dari bus harus kembali ke pool maka seluruh bus di jalur itu akan terlambat dan penumpang yang di dalam bus harus dipindahkan ke bus berikut. Bisa dibayangkan banyaknya kerugian yang diakibatkan satu orang egois yang melanggar jalur busway dan yang sangat mengherankan tidak belajar dari kejadian kejadian yang sudah pernah terjadi dan viral diberitakan," tukasnya.

Tanpa adanya kecelakaan saja, pramudi bus setiap hari harus bahu-membahu bersama patroli jalur, pengatur flow bus, pengatur kesiapan pramudi, pengatur kesiapan dan kelayakan kendaraan, melayani hampir 1 juta orang warga yang ada di halte seluruh DKI.

"Mereka menunggu bus dan juga ingin segera diantar ke tujuan tentunya tepat waktu sesuai dengan jadwal bus," tandasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More