Jumat 01 November 2019, 11:23 WIB

Jepang Bantu Tingkatkan Layanan Kesehatan di Flores Timur

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Jepang Bantu Tingkatkan Layanan Kesehatan di Flores Timur

MI/Ferdinandus Rabu
Pemerintah Jepang menyerahkan bantuan ambulans dan sepeda motor untuk pelayanan kesehatan daerah terpencil di Flores Timur.

 

UNTUK meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah-daerah pelosok yang tersebar di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintahan Jepang memberikan bantuan berupa tiga unit mobil ambulanse dan 11 motor senilai lebih dari Rp1 miliar  melalui Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) dalam The Project for Providing Emergency Transportation Vehicled in Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kasubag Publikasi dan Dokumentasi Humas Setda Flotim, M. Tribudi saat dikonfirmasi Jumat (1/11) membenarkan adanya bantuan fasilitas kesehatan berupa mobil dan motor untuk pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah Jepang dan disaksikan pula oleh Bupati Flotim Antonius Gege Hadjon.

"Iya benar, beberapa waktu lalu pada Rabu (30/10) melalui Yayasan YKS pemerintah Jepang memberikan bantuan fasilitas pelayanann kesehatan berupa 3 mobil ambulance dan 11 motor yang jika dirupiahkan senilai Rp.1.092.499.000. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris II Duta Besar Jepang, Yoshida kepada Direktur YKS, Mansetus Belawa yang ditandai dengan penandatanganan berita acara dan disaksikan pula oleh Bupati Flotim Antonius Gege Hadjon," kata Tribudi.

Dalam penyerahan bantuan ini, Sekretaris II Dubes Jepang, Yoshida mengatakan fasilitas pelayan kesehatan berupa mobil ambulanse dan motor untuk membantu tenaga medis di daerah-daerah terpencil untuk meningkatkan pelayan kesehatan dalam keadaan darurat. Sehingga  kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Flores Timur dapat terus ditingkatkan.

"Saya datang dari Jakarta untuk menyaksikan langsung proyek bantuan ini. Semoga bantuan ini dapat membantu petugas medis meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah ini. Karena masih ada sejumlah wilayah yang masih sulit dijangkau oleh petugas medis. Sehingga melalui kendaraan-kendaran tersebut bisa sedikit mengurangi beban petugas medis untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat," terang Yoshida.

baca juga: Membuka Pintu Relasi Transpuan dengan Kelompok Agama di Madura

Bupati Flotim Antonius Gege Hadjon dalam sambutannya mengaku gembira atas perhatian pihak LSM termasuk Yayasan YKS bersama Pemerintah Jepang yang punya perhatian serius terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Flotim. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More