Kamis 31 Oktober 2019, 21:19 WIB

Tabungan Wirausaha Bantu Genjot Dana Pihak Ketiga BNI

mediaindonesia.com | Ekonomi
Tabungan Wirausaha Bantu Genjot Dana Pihak Ketiga BNI

Istimewa/BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjalin sinergi dengan Bukalapak.

 

FOTO : General Manager Divisi Manajemen Produk Konsumer BNI Donny Bima (kanan) dan Director of Payment, Fintech, and Virtual Products Bukalapak Victor Lesmana (kiri) berfoto bersama seorang pelapak yang beruntung berlibur ke Turki dalam acara Program Pelapak Jalan-jalan dengan BNI, bertempat di Jakarta, Kamis (31 Oktober 2019).

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjalin sinergi dengan Bukalapak, salah satu e-commerce terkemuka saat ini dalam menyediakan produk tabungan khusus yang dapat memudahkan para pebisnis itu dalam menjalankan bisnisinya, yaitu Taplus Bisnis. Produk tabungan ini diberikan bagi para pedagang yang menjajakan dagangannya di Bukalapak atau biasa disebut pelapak.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PENGUSAHA Kecil dan Menengah (UKM) memiliki peranan penting dalam mendorong laju perekonomian masyarakat. Kehadiran pengusaha UKM turut membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru yang dapat menekan laju pertumbuhan pengangguran.

Munculnya berbagai e-commerce memberikan ruang bagi para UKM untuk menjajakan produknya secara lebih luas, sehingga bisnisnya menjadi semakin maju.

Melihat peluang tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjalin sinergi dengan Bukalapak, salah satu e-commerce terkemuka saat ini.

BNI menyediakan produk tabungan khusus yang dapat memudahkan para pebisnis itu dalam menjalankan bisnisinya, yaitu Taplus Bisnis. Produk tabungan ini diberikan bagi para pedagang yang menjajakan dagangannya di Bukalapak atau biasa disebut pelapak.

Sebagai nilai tambah bagi pelapak yang telah menjadi nasabah setianya, BNI mengadakan Pengundian Program Pelapak Jalan-jalan dengan BNI, bertempat di Jakarta, Kamis (31/10). Hadir pada kesempatan tersebut, General Manager Divisi Manajemen Produk Konsumer BNI Donny Bima dan Director of Payment, Fintech, and Virtual Products Bukalapak Victor Lesmana.

Donny Bima menuturkan, BNI menawarkan kesempatan berlibur ke Turki bagi 10 pelapak beruntung yang memilih Taplus Bisnis sebagai rekening pencairan hasil penjualan online-nya di Bukalapak.

Semakin sering pelapak melakukan pencairan hasil penjualannya ke BNI Taplus Bisnis, makin besar kesempatannya untuk memenangkan liburan ke Turki.

Program tersebut telah berjalan mulai dari 1 April hingga 15 Oktober 2019 lalu. Pelaksanaan tahun ini merupakan yang kedua kalinya.

“Undian hadiah liburan tersebut merupakan apresiasi BNI bagi para pelapak yang telah memilih BNI sebagai partner perbankannya serta turut membantu penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) di BNI," kata Donny.

"Per September 2019, BNI mencatatkan pertumbuhan penghimpunan DPK sebesar 5,9% secara year on year, menjadi Rp581 triliun. Melalui produk tabungan, BNI berhasil menghimpun dana Rp177 triliun sampai dengan akhir Kuartal III, 2019,” tutup Donny.

Bukalapak menyambut baik kerja sama ini sebagai salah satu keistimewaan yang dapat digunakan para pelapak.

Victor Lesmana menyampaikan, "Kolaborasi kami dengan berbagai lembaga perbankan termasuk BNI, ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup para pelapak kami yang juga berkontribusi terhadap perekonomian negara."

"Saat ini, terdapat lebih dari 5 juta pelapak yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami optimis jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan misi kami untuk mendorong adopsi teknologi pada para pelaku UMKM," ujar Victor.

BNI menyediakan produk Taplus Bisnis yang memiliki berbagai kelebihan. Nasabah yang memiliki Taplus Bisnis akan mendapatkan laporan keuangan bulanan, fasilitas automatic transfer system online (ATS Online), serta kemudahan akses untuk kredit usaha.

Selain Taplus Bisnis, BNI juga menyediakan produk Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Anak sesuai dengan kebutuhan masing-masing nasabah. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More