Kamis 31 Oktober 2019, 23:20 WIB

Kebakaran Hanguskan Kereta Api Pakistan, 73 Orang Meninggal

Kebakaran Hanguskan Kereta Api Pakistan, 73 Orang Meninggal

AFP
Kebakaran Hanguskan Kereta Api Pakistan

 

SEDIKITNYA 73 penumpang tewas ketika kereta api yang bepergian dari kota Karachi ke Rawalpindi di Pakistan terbakar.

Menteri Perkeretaapian, Sheikh Rashid Ahmed, mengatakan kebakaran disebabkan oleh ledakan tabung gas yang digunakan oleh penumpang yang memasak sarapan. Api diperkirakan telah menyebar ke setidaknya tiga gerbong.

Menurut para pejabat yang dikutip di media lokal, banyak korban meninggal ketika mereka mencoba melompat dari kereta yang terbakar.

Sedikitnya 40 orang lainnya terluka. Para pejabat mengatakan jumlah orang yang meninggal masih mungkin bertambah.

Kecelakaan itu terjadi di dekat kota Rahim Yar Khan di selatan provinsi Punjab. Banyak penumpang adalah peziarah menuju Raiwind dekat Lahore untuk mengikuti salah satu acara keagamaan tahunan terbesar Pakistan, yang diorganisasikan oleh gerakan Tablighi Jamaat Sunni Muslim. “Dua kompor memasak meledak. Mereka sedang memasak, mereka memiliki minyak (memasak) yang memperparah kebakaran,” kata Sheikh Rashid Ahmed.

Penumpang yang membawa kompor ke kereta untuk memasak makanan dalam perjalanan panjang adalah masalah umum. Meskipun biasa membawa makanan ke dalam kereta, tabung gas dilarang.

Penyelamat berupaya mengevakuasi gerbong kereta yang hangus terbakar, mencari korban yang selamat dan membantu korban yang mengalami luka. Rekaman televisi lokal Pakistan menggambarkan kobaran api yang dahsyat saat petugas memadamkannya.

Wakil Komisaris Distrik Rahim Yar Khan, Jamil Ahmed, mengatakan beberapa korban terbakar sangat parah sehingga mereka tidak dapat diidentifikasi, dan mereka perlu menggunakan DNA untuk mencari tahu siapa yang meninggal.

PM Imran Khan menyampaikan belasungkawa. “Saya sangat sedih dengan tragedi mengerikan ini.” Ia telah memerintahkan penyelidikan segera.

Kereta yang berjalan dari Karachi, melintasi sebagian besar Pakistan ke Rawalpindi, adalah Tezgam salah satu layanan kereta tertua dan terpopuler di Pakistan. Kereta berjalan setiap hari dan memakan waktu 25 setengah jam. (BBC/Hym/I-1)

Baca Juga

AFP/Handout/Korean Air

Korean Air Rumahkan 70% Staf

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 08 April 2020, 09:51 WIB
Mayoritas karyawan Korean Air akan dirumahkan mulai 16 April selama 6 bulan sebagai tanggapan atas memburuknya kondisi...
AFP/Alexander NEMENOV

Rusia Siap Mulai Uji Vaksin Covid-19 ke Manusia pada Juni

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 08 April 2020, 09:24 WIB
Pengujian saat ini sedang dilakukan pada tikus, kelinci, dan hewan lain untuk menentukan prototipe yang paling menjanjikan pada 30...
AFP/BERTRAND GUAY

Korban Tewas Akibat Covid-19 di Prancis Tembus Angka 10 Ribu

👤Willy Haryono 🕔Rabu 08 April 2020, 09:05 WIB
Dalam 24 jam terakhir, otoritas kesehatan Prancis mencatat tambahan total 607 kematian dari berbagai rumah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya