Kamis 31 Oktober 2019, 14:53 WIB

Kepala Desa Dobo Diduga Korupsi Dana Desa

Alexander P Taum | Nusantara
 Kepala Desa Dobo Diduga Korupsi Dana Desa

MI/Alexander P Taum
Kepada Desa Dobo Paulus Beni (berkaos merah) ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa Dobo Tahun Anggaran 2017.

 

PENYIDIK Kejaksaan Negeri Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/10) petang resmi menahan Kepala Desa Dobo, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Paulus Beni, 37. Penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi Dana Desa itu dilakukan setelah Paulus Beni menjalani pemeriksaan secara maraton, pada Rabu (30/10) pukul 14.30 wita.

Tersangka Paulus Beni, resmi ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Tingkat Penyidikan (T-2) Nomor : 25/N.3.15/Fd.1/10/2018  tanggal 31 Oktober 2019. Kepala Kejaksaan Negeri Sikka, Azman Tanjung kepada Media Indonesia, Kamis (31/10) mengatakan, pada Rabu (30/10), pihaknya melakukan panggilan kepada kepala Desa Dobo dalam rangka pemeriksaan guna melengkapi alat bukti dugaan tindak pidana korupsi anggaran dana desa Dobo Tahun Anggaran 2017.

"Dari hasil pemeriksaan, Paulus Beni ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa Dobo Tahun Anggaran 2017," kata Azman Tanjung, Kamis (31/10).

Dugaan korupsi dilakukan Paulus Beni menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp260 juta. Tersangka saat ini ditahan selama 20 hari masa penahanan.

baca juga: PT KAI Akan Perpanjang Rute KRL Sampai Cikampek

Kasus korupsi mengemuka saat Desa Dobo mendapat APBdes sebesar Rp1.196.246.318 pada 2017. Dana tersebut digunakan untuk beberapa kegiatan desa. Namun ada dugaan dana desa yang dikucurkan telah disalahgunakan. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More