Kamis 31 Oktober 2019, 13:15 WIB

Sekretariat APEC Dukung Keputusan Pembatalan KTT Cile

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Sekretariat APEC Dukung Keputusan Pembatalan KTT Cile

AFP/Pedro Ugarte
Demonstrasi di Cile

 

SEKRETARIAT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) yang bermarkas di Singapura, Kamis (31/10), mendukung keputusan pemerintah Cile yang membatalkan diri menjadi tuan rumah perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC.

Sebelumnya, Presiden Cile Sebastin Pinera mengatakan keputusan itu membuat sangat menderita. Tetapi, pemerintahnya perlu memprioritaskan pembangunan ketertiban umum saat negara didera aksi protes antipemerintah.

Direktur Eksekutif Sekretariat APEC, Rebecca Fatima Sta Maria, mengatakan keselamatan dan kesejahteraan Cile dan ekonomi anggota adalah prioritas utama APEC. Dengan demikian, Sekretariat mendukung keputusan Cile menunda pertemuan APEC.

“Kami berterima kasih kepada Cile karena tanpa lelah mengadvokasi untuk pertumbuhan yang lebih inklusif sepanjang tahun tuan rumah, termasuk dengan memprioritaskan pemberdayaan ekonomi perempuan dan bisnis kecil,” ujar Sta Maria.

“Semua anggota APEC akan terus memajukan agenda penting ini untuk memastikan semua komunitas di Asia-Pasifik menuai manfaat dari pertumbuhan ekonomi dan integrasi. Malaysia akan menjadi tuan rumah APEC pada tahun 2020,” imbuhnya.

Baca juga: Demonstrasi Berlanjut, Cile Batal Gelar KTT Iklim dan APEC

Cile sedianya akan menjadi tuan rumah dua konferensi internasional, yaitu KTT Iklim COP25 yang dijadwalkan pada Desember sedangkan pertemuan puncak perdagangan APEC pada bulan depan.

Keputusan Cile datang di tengah protes iklim global, termasuk satu minggu unjuk rasa yang dipimpin aktivis lingkungan Greta Thunberg, bulan lalu. Setidaknya 20 orang telah terbunuh sejak aksi protes massal dimulai.(BBC/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More